---
title: 17 Bahan Aktif Skincare Untuk Mencerahkan Wajah
url: "https://adev.co.id/blog/bahan-aktif-skincare-untuk-mencerahkan-wajah/"
type: post
date_published: 2024-04-29
date_modified: 2025-11-22
schema:
  @type: Article
language: id
word_count: 2363
reading_time: 12 min
canonical: "https://adev.co.id/blog/bahan-aktif-skincare-untuk-mencerahkan-wajah/"
featured_image: "https://adev.co.id/wp-content/uploads/2024/04/bahan-aktif-skincare-dan-fungsinya.jpg"
categories:
  - Blog
tags:
  - Bisnis Skincare
---

# 17 Bahan Aktif Skincare Untuk Mencerahkan Wajah

Apakah Anda seorang beautypreneur yang ingin menawarkan produk skincare untuk
mencerahkan wajah kepada pelanggan Anda? Jika iya, maka penting bagi Anda untuk
memahami bahan-bahan aktif yang terbukti dapat mencerahkan kulit.

Banyak orang mengalami masalah kulit kusam, noda hitam, dan pigmentasi yang
tidak merata. Masalah-masalah ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti
paparan sinar matahari yang berlebihan, penuaan, dan ketidakseimbangan hormon.
Jika tidak ditangani dengan benar, masalah kulit ini dapat menurunkan
kepercayaan diri seseorang dan membuat mereka merasa tidak nyaman dengan
penampilan mereka.

Ada berbagai bahan aktif skincare yang dapat membantu mengatasi masalah-masalah
ini dan memberikan kulit yang lebih cerah, merata, dan bercahaya. Dengan
memahami bahan-bahan ini dan bagaimana cara kerjanya, Anda dapat menawarkan
solusi yang efektif kepada pelanggan Anda dan membantu mereka mencapai kulit
yang lebih sehat dan lebih cerah.

Dalam artikel ini, kita akan membahas 17 bahan aktif skincare yang terbukti
efektif dalam mencerahkan wajah. Anda akan mempelajari tentang kandungan, cara
kerja, dan manfaat dari setiap bahan, serta bagaimana menggunakannya dengan aman
dan efektif dalam produk skincare. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat membuat
keputusan yang lebih baik dalam memilih produk untuk bisnis kecantikan Anda dan
memberikan hasil yang memuaskan bagi pelanggan Anda.

Daftar Isi
[Toggle](https://adev.co.id/blog/bahan-aktif-skincare-untuk-mencerahkan-wajah/#)

## Apa itu Bahan Aktif Skincare?

![Bahan Aktif Skincare Dan Fungsinya](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2024/04/bahan-aktif-skincare-dan-fungsinya.jpg)

Bahan aktif skincare adalah bahan-bahan yang terkandung dalam produk perawatan
kulit dan secara aktif bekerja untuk mengatasi masalah kulit tertentu, seperti
jerawat, pigmentasi, garis halus, atau dehidrasi (
[female daily)](https://editorial.femaledaily.com/blog/2020/05/08/apa-yang-dimaksud-dengan-bahan-aktif-skincare)
. Kandungan bahan aktif dalam skincare ini dapat memberikan manfaat nyata dan
perubahan yang terlihat pada kulit.

Beberapa ciri-ciri bahan aktif skincare adalah sebagai berikut:

1. Telah melalui pengujian di laboratorium untuk membuktikan efektivitasnya dalam
   mengubah kondisi kulit.
2. Memiliki data ilmiah yang menunjukkan efisiensinya sehingga manfaatnya bisa
   dirasakan jika digunakan dalam rutinitas perawatan kulit.
3. Sering menjadi bahan utama atau highlight dalam suatu produk skincare dan
   disebutkan di urutan pertama hingga kelima dalam daftar kandungan produk.
4. Konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi biasanya terdapat dalam produk dengan
   resep dokter, tetapi produk yang dijual bebas juga mengandung bahan aktif

Misalnya, Anda berkeinginan untuk memasarkan produk dengan manfaat mencerahkan
wajah atau mengatasi flek hitam di wajah. Maka, anda bisa order maklon produk
_skincare anti acne_ memiliki bahan aktif salicylic acid di perusahaan maklon
seperti Adev. Bahan aktifsalicylic acid ini yang akan bekerja menangani
permasalahan jerawat.

Bagi Anda yang berencana menjalankan bisnis kosmetik perawatan kulit, penting
sekali untuk mengetahui beragam jenis bahan-bahan aktif dalam skincare untuk
formulasi produk Anda sendiri.

Selain untuk mencerahkan, anda sebaiknya juga mengetahui beberapa
[bahan aktif skincare untuk anti aging](https://adev.co.id/blog/bahan-aktif-skincare-untuk-anti-aging/)
.

## 17 Jenis Bahan Aktif Skincare Untuk Mencerahkan Wajah

![Bahan Aktif Skincare Untuk Mencerahkan Wajah](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2024/04/bahan-aktif-skincare-untuk-mencerahkan-wajah.png)

### Vitamin C

Vitamin C, atau asam askorbat, merupakan salah satu bahan aktif yang populer
dalam produk skincare karena kemampuannya yang efektif dalam mencerahkan kulit.
Vitamin C bekerja dengan cara menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam
proses sintesis melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit. Dengan
mengurangi produksi melanin, vitamin C dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi
dan bintik hitam, serta meratakan warna kulit (
[mom’s money kontan](https://momsmoney.kontan.co.id/news/perhatikan-5-hal-ini-saat-memakai-serum-vitamin-c-jangan-sampai-terlewat-1)
dan
[ nivea](https://www.nivea.co.id/saran/manfaat-serum-vitamin-c-untuk-wajah-dan-cara-pakainya)
).

Kadar vitamin C dalam produk skincare biasanya berkisar antara 2% hingga 20%,
tergantung pada formulasi dan tujuan penggunaan. Menurut BPOM, produk yang
mengandung vitamin C harus memenuhi standar keamanan dan efektivitas sebelum
dapat diedarkan di Indonesia.

Penggunaan vitamin C disarankan pada pagi atau siang hari karena sifatnya
sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan
sinar UV dan polusi (
[cnn](https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20211125182050-277-726154/5-kesalahan-tak-terduga-saat-pakai-serum-vitamin-c)
).

### Niacinamide

Niacinamide, atau vitamin B3, adalah bahan aktif yang memiliki berbagai manfaat
untuk kulit, termasuk mencerahkan kulit. Niacinamide bekerja dengan mengurangi
transfer melanin ke lapisan epidermis, sehingga membantu memudarkan noda hitam
dan hiperpigmentasi. Baca
[ panduan adev tentang niacinamide](https://adev.co.id/panduan/niacinamide/).

Kandungan niacinamide dalam produk skincare biasanya berkisar antara 2% hingga
5%, yang telah terbukti efektif tanpa menyebabkan iritasi. BPOM mengatur bahwa
produk yang mengandung niacinamide harus terdaftar dan mendapatkan notifikasi
sebelum beredar di pasaran.

Niacinamide dapat digunakan baik di pagi maupun malam hari dan memiliki sifat
anti-inflamasi yang membuatnya cocok untuk kulit berjerawat.

Yuk baca penjelasan lengkap kami tentang
[niacinamide](https://adev.co.id/panduan/niacinamide/).

### Alpha Arbutin

Alpha arbutin adalah bahan aktif yang berasal dari tanaman bearberry dan
digunakan dalam skincare untuk mencerahkan kulit. Alpha arbutin menghambat
aktivitas tirosinase, mengurangi pembentukan melanin, dan membantu mengatasi
masalah hiperpigmentasi (
[klik dokter](https://www.klikdokter.com/info-sehat/kulit/manfaat-alpha-arbutin-untuk-kecantikan-kulit)
dan
[ halodoc](https://www.halodoc.com/artikel/kenali-manfaat-alpha-arbutin-untuk-mencerahkan-wajah)
).

Kadar alpha arbutin dalam produk skincare biasanya tidak lebih dari 2%, karena
konsentrasi yang lebih tinggi dapat menyebabkan iritasi. BPOM mengatur bahwa
produk yang mengandung alpha arbutin harus memenuhi persyaratan keamanan dan
efektivitas sebelum diizinkan untuk dijual di Indonesia.

Alpha arbutin aman digunakan dua kali sehari dan cocok untuk semua jenis kulit,
termasuk kulit sensitif.

### Hyaluronic Acid

Hyaluronic acid (HA) adalah molekul yang secara alami terdapat dalam tubuh dan
memiliki kemampuan untuk menarik dan menahan air, sehingga sangat efektif dalam
melembapkan kulit. Meskipun bukan bahan pencerah secara langsung, kelembaban
yang disediakan oleh HA dapat meningkatkan penampilan kulit yang lebih cerah dan
sehat. Produk skincare yang mengandung HA biasanya digunakan sebagai serum atau
pelembab dengan konsentrasi yang bervariasi.

BPOM mengatur bahwa produk yang mengandung HA harus terdaftar dan memenuhi
standar keamanan sebelum dijual di Indonesia. HA dapat digunakan bersamaan
dengan bahan aktif lain seperti retinol dan vitamin C untuk meningkatkan
efektivitas dan toleransi kulit terhadap produk (
[kompas](https://lifestyle.kompas.com/read/2021/04/29/111145720/perhatikan-cara-penggunaan-hyaluronic-acid-dengan-benar)
).

Yuk baca penjelasan lengkap kami tentang
[Hyaluronic acid](https://adev.co.id/panduan/hyaluronic-acid/).

### Retinol

Retinol adalah turunan dari vitamin A yang sangat efektif dalam meremajakan
kulit. Retinol bekerja dengan cara mempercepat proses pergantian sel kulit, yang
tidak hanya membantu mengurangi garis halus dan kerutan tetapi juga membantu
dalam mencerahkan kulit dengan mengurangi pigmentasi dan meningkatkan produksi
kolagen.

Kadar retinol dalam produk skincare bervariasi, mulai dari 0.01% hingga 1% atau
lebih, tergantung pada kekuatan dan tujuan penggunaan produk. BPOM mengatur
penggunaan retinol dalam kosmetik dan memastikan bahwa produk yang mengandung
retinol aman untuk digunakan oleh konsumen.

Retinol biasanya digunakan pada malam hari karena sensitif terhadap sinar UV dan
dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari, sehingga penggunaan
sunscreen di siang hari menjadi sangat penting.

### Kojic Acid

Kojic acid adalah bahan yang berasal dari jamur tertentu atau fermentasi beras
yang digunakan dalam pembuatan sake. Bahan ini bekerja dengan menghambat
tirosinase, yang merupakan kunci dalam pembentukan melanin, sehingga efektif
dalam mengurangi bintik hitam dan hiperpigmentasi.

Kadar kojic acid dalam produk skincare biasanya berkisar antara 1% hingga 4%.
BPOM mengatur penggunaan kojic acid dalam produk kosmetik dan memastikan bahwa
produk tersebut aman dan tidak mengandung kadar kojic acid yang berlebihan.

Kojic acid dapat digunakan satu atau dua kali sehari dan sering dikombinasikan
dengan bahan lain seperti hydroquinone atau vitamin C untuk meningkatkan
efektivitasnya.

### Licorice Extract

Ekstrak licorice mengandung glabridin dan liquiritin, yang keduanya memiliki
sifat pencerah kulit. Glabridin membantu menghambat tirosinase, sedangkan
liquiritin membantu mendispersikan melanin yang ada di kulit.

Produk skincare yang mengandung ekstrak licorice biasanya memiliki konsentrasi
yang bervariasi dan sering digunakan dalam kombinasi dengan bahan aktif lain
untuk meningkatkan efektivitas pencerahan kulit.

BPOM mengawasi produk yang mengandung ekstrak licorice untuk memastikan keamanan
bagi konsumen. Licorice extract umumnya dianggap aman untuk digunakan setiap
hari dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit yang sensitif.

### Azelaic Acid

Azelaic acid adalah asam di-carboxylic yang ditemukan dalam biji-bijian seperti
gandum, rye, dan barley. Azelaic acid efektif dalam mengurangi hiperpigmentasi
dengan menghambat pertumbuhan sel-sel melanin yang berlebihan dan juga memiliki
sifat antibakteri yang efektif terhadap bakteri penyebab jerawat.

Konsentrasi azelaic acid dalam produk skincare biasanya adalah 10% hingga 20%,
yang telah terbukti efektif dan aman untuk penggunaan jangka panjang. BPOM
mengatur penggunaan azelaic acid dalam produk kosmetik dan memastikan bahwa
produk tersebut telah teruji keamanannya.

Azelaic acid dapat digunakan baik pagi maupun malam hari dan sering
direkomendasikan untuk individu dengan kulit sensitif atau yang rentan terhadap
jerawat.

### Ferulic Acid

Ferulic acid adalah antioksidan yang ditemukan secara alami dalam dinding sel
tanaman dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas
vitamin C dan E dalam produk skincare. Ferulic acid bekerja dengan cara
menetralkan radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan
mempercepat proses penuaan.

Kadar ferulic acid dalam produk skincare biasanya berkisar antara 0.5% hingga
1%. BPOM memastikan bahwa produk yang mengandung ferulic acid memenuhi standar
keamanan sebelum diizinkan untuk dijual di pasaran.

Ferulic acid sering digunakan dalam serum dan produk perawatan kulit lainnya
yang dirancang untuk digunakan di pagi hari untuk melindungi kulit dari
kerusakan lingkungan sepanjang hari.

### Mandelic Acid

Mandelic acid adalah jenis alpha hydroxy acid (AHA) yang berasal dari ekstrak
almond pahit. Mandelic acid memiliki molekul yang lebih besar dibandingkan
dengan AHA lain seperti glycolic acid, sehingga penetrasi ke dalam kulit lebih
lambat dan lebih lembut, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit sensitif.

Mandelic acid membantu mengelupas lapisan atas kulit, yang dapat mengurangi
penampilan noda hitam dan meratakan warna kulit. Konsentrasi mandelic acid dalam
produk skincare biasanya berkisar antara 5% hingga 10%. BPOM mengatur penggunaan
mandelic acid dalam produk kosmetik untuk memastikan keamanan pengguna.

Mandelic acid biasanya digunakan dalam produk eksfoliasi yang direkomendasikan
untuk digunakan beberapa kali seminggu, tergantung pada sensitivitas kulit.

### Salicylic Acid

Salicylic acid adalah beta hydroxy acid (BHA) yang terkenal dengan kemampuannya
untuk menembus pori-pori dan membersihkan sumbatan. Ini sangat efektif dalam
mengatasi jerawat dan komedo.

Selain itu, salicylic acid juga memiliki sifat pencerah karena dapat membantu
mengelupas kulit dan mempercepat pergantian sel kulit, sehingga membantu
mengurangi pigmentasi dan memperbaiki tekstur kulit. Konsentrasi salicylic acid
dalam produk skincare biasanya berkisar antara 0.5% hingga 2%.

BPOM memastikan bahwa produk yang mengandung salicylic acid aman untuk digunakan
dan tidak melebihi konsentrasi yang diizinkan. Salicylic acid sering digunakan
dalam pembersih wajah, toner, dan perawatan spot untuk jerawat.

### Glycolic Acid

Glycolic acid adalah AHA yang dikenal dengan kemampuannya untuk mengelupas kulit
secara efektif. Glycolic acid memiliki molekul terkecil di antara semua AHA,
yang memungkinkannya menembus kulit dengan sangat efektif.

Ini membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, mempercepat regenerasi sel, dan
mencerahkan kulit. Konsentrasi glycolic acid dalam produk skincare bisa sangat
bervariasi, mulai dari 5% untuk penggunaan harian hingga 30% atau lebih untuk
perawatan yang lebih intensif di bawah pengawasan profesional.

BPOM mengawasi produk yang mengandung glycolic acid untuk memastikan bahwa
mereka tidak hanya efektif tetapi juga aman untuk digunakan. Glycolic acid
sering ditemukan dalam produk eksfoliasi dan masker wajah yang direkomendasikan
untuk digunakan beberapa kali seminggu.

### Tranexamic Acid

![Tranexamic Acid](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2024/04/tranexamic-acid.png)

Tranexamic acid adalah derivatif dari asam amino lisin yang telah terbukti
efektif dalam mengatasi melasma dan hiperpigmentasi. Bahan ini bekerja dengan
menghambat interaksi antara melanosit dan keratinosit serta mengurangi
peradangan yang dapat memicu produksi melanin.

Konsentrasi tranexamic acid dalam produk skincare biasanya berkisar antara 2%
hingga 5%. BPOM memastikan bahwa produk yang mengandung tranexamic acid memenuhi
standar keamanan dan efektivitas sebelum diizinkan untuk dijual di pasaran.

Tranexamic acid sering digunakan dalam serum dan krim yang dirancang untuk
digunakan baik di pagi maupun malam hari, dan sangat efektif ketika digunakan
bersamaan dengan bahan lain seperti niacinamide dan vitamin C.

### Vitamin E

Vitamin E, atau tokoferol, adalah antioksidan yang melindungi kulit dari
kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV. Selain itu, vitamin E juga membantu
dalam memperbaiki dan memperkuat barrier kulit, yang dapat membantu dalam
mencerahkan dan menyamarkan noda.

Konsentrasi vitamin E dalam produk skincare bisa bervariasi, tetapi sering kali
ditemukan dalam kisaran 0.5% hingga 5%. BPOM mengatur penggunaan vitamin E dalam
kosmetik untuk memastikan bahwa produk tersebut aman dan efektif.

Vitamin E sering digunakan dalam kombinasi dengan vitamin C untuk meningkatkan
efektivitasnya dalam melindungi kulit dari kerusakan lingkungan.

### Mulberry Extract

Ekstrak mulberry mengandung arbutin dan oxyresveratrol, yang keduanya memiliki
sifat pencerah kulit. Arbutin, seperti alpha arbutin, bekerja dengan menghambat
tirosinase dan mengurangi produksi melanin. Oksiresveratrol juga memiliki efek
pencerah dan antioksidan yang kuat.

Konsentrasi ekstrak mulberry dalam produk skincare biasanya tidak secara
spesifik diatur, tetapi efektivitasnya tergantung pada formulasi keseluruhan
produk. BPOM memantau produk yang mengandung ekstrak mulberry untuk memastikan
keamanan dan efektivitasnya.

Ekstrak mulberry sering digunakan dalam serum dan krim yang ditujukan untuk
mencerahkan kulit dan mengurangi pigmentasi.

### Bearberry Extract

Bearberry extract mengandung alpha arbutin alami, yang membantu dalam
mencerahkan kulit dengan cara yang sama seperti alpha arbutin sintetis.

Selain alpha arbutin, bearberry juga mengandung antioksidan lain yang membantu
melindungi kulit dari kerusakan oksidatif. Konsentrasi bearberry extract dalam
produk skincare bervariasi, dan efektivitasnya tergantung pada kualitas ekstrak
dan formulasi produk.

BPOM mengatur penggunaan bearberry extract dalam kosmetik untuk memastikan bahwa
produk tersebut aman untuk digunakan. Bearberry extract sering digunakan dalam
produk yang dirancang untuk mencerahkan kulit dan mengurangi tampilan noda
hitam.

### Papaya Extract

Papaya extract mengandung enzim papain, yang memiliki sifat eksfoliasi alami.
Papain membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan mempercepat regenerasi sel,
yang dapat membantu dalam mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit.

Konsentrasi papaya extract dalam produk skincare biasanya tidak spesifik, tetapi
efektivitasnya tergantung pada formulasi produk. BPOM memantau produk yang
mengandung papaya extract untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Papaya extract sering digunakan dalam masker wajah dan eksfoliator yang
dirancang untuk memberikan kulit yang lebih cerah dan lebih halus.

## Penutup

Sebagai seorang
[beautypreneur](https://adev.co.id/blog/menjadi-beautypreneur-sukses/), memahami
bahan-bahan ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik dalam
memilih produk untuk bisnis kecantikan Anda.

Dengan menawarkan produk yang mengandung bahan aktif yang efektif, Anda dapat
memberikan solusi nyata bagi masalah kulit pelanggan Anda dan membantu mereka
mencapai kulit yang lebih cerah, merata, dan sehat.

Baca juga penjelasan kami tentang
[bahan aktif kosmetik yang boleh dan tidak boleh dicampur dengan bahan lainnya](https://adev.co.id/blog/bahan-aktif-dalam-kosmetik/)
.

Bila Anda pengusaha di bidang kosmetik dan menjajaki peluang usaha dengan brand
sendiri, maka silahkan melihat
[katalog produk maklon terbaru Adev](https://adev.co.id/katalog/) untuk
inspirasi usaha Anda.

**Categories:** Blog
**Tags:** Bisnis Skincare