---
title: 8 Cara Menjadi Pebisnis Pemula yang Baik dan Handal
url: "https://adev.co.id/blog/cara-jadi-pebisnis-pemula/"
type: post
date_published: 2023-10-03
date_modified: 2025-11-22
schema:
  @type: Article
language: id
word_count: 2196
reading_time: 11 min
canonical: "https://adev.co.id/blog/cara-jadi-pebisnis-pemula/"
featured_image: "https://adev.co.id/wp-content/uploads/2023/10/cara-menjadi-pebisnis-pemula-yang-baik.png"
categories:
  - Blog
tags:
  - Bisnis Kecantikan
---

# 8 Cara Menjadi Pebisnis Pemula yang Baik dan Handal

![Cara Menjadi Pebisnis Pemula Yang Baik](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2023/10/cara-menjadi-pebisnis-pemula-yang-baik.png)

Cara jadi pebisnis pemula tanpa modal bukanlah hal yang mudah. Namun, hal
tersebut bukan berarti mustahil untuk dilakukan.

Dalam proses menjadi seorang pengusaha, Anda pasti akan menemukan berbagai
tantangan dan risiko yang harus Anda hadapi.

Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang, pengetahuan yang cukup, dan
komitmen yang kuat, agar Anda dapat mengatasi berbagai tantangan tersebut.

Nah, bagi anda yang bercita-cita menjadi pengusaha, berikut tips dan cara yang
dapat Anda terapkan untuk menjadi pebisnis pemula yang sukses.

Daftar Isi [Toggle](https://adev.co.id/blog/cara-jadi-pebisnis-pemula/#)

## 1\. Jalankan Bisnis Sesuai dengan Hati dan Passion Anda

![mulai bisnis dengan hati dan passion](https://img.freepik.com/free-photo/still-life-illustrating-ethics-concept_23-2149412290.jpg?t=st=1737604856~exp=1737608456~hmac=32f4fdcde485ea45c101fdb56b2c492710caa61525e1d0bbacea5c1329868c80&w=2000)

Salah satu kunci sukses menjadi seorang pebisnis yaitu dengan menjalankan bisnis
sesuai dengan passion atau minat Anda.

Tahukah Anda apa itu passion?

Passion adalah rasa semangat dan minat yang besar terhadap sesuatu atau
aktivitas tertentu.

Ketika Anda membangun bisnis sesuai dengan passion, Anda akan merasa lebih enjoy
dalam menjalankan segala prosesnya. Anda juga akan lebih mudah untuk menemukan
ide-ide kreatif dan inovatif untuk mengembangkan bisnis Anda.

Sebaliknya, jika Anda menjalankan bisnis tanpa passion, Anda akan mudah merasa
bosan dan lelah. Anda juga mungkin akan sulit untuk menghadapi berbagai
tantangan dan persaingan yang ada.

Oleh karena itu, Anda sebisa mungkin harus menemukan bidang bisnis yang sesuai
dengan passion Anda, baik itu berdasarkan hobi, minat, maupun keahlian Anda.

Berikut adalah tabel contoh bisnis sesuai dengan passion:

| 󠀁**Passion**󠁿 | 󠀁**Contoh Bisnis (Example Business)**󠁿 |
| --- | --- |
| Kuliner (Culinary) | Restoran, kafe, warung makan, layanan catering |
| Fashion (Fashion) | Butik pakaian, desain busana, toko aksesori fashion, e-commerce fashion |
| Seni dan Kreativitas (Art and Creativity) | Studio seni, galeri seni, desain grafis, jasa fotografi |
| Kesehatan dan Kecantikan (Health and Beauty) | Spa, klinik kecantikan, toko produk kecantikan |
| Olahraga dan Kebugaran (Sports and Fitness) | Gym, studio yoga, pelatih pribadi, toko peralatan olahraga |
| Pendidikan dan Pembelajaran (Education and Learning) | Les privat, kursus musik, platform belajar online |
| Teknologi dan Inovasi (Technology and Innovation) | Pengembangan aplikasi, perusahaan teknologi, startup teknologi |
| Lingkungan dan Keberlanjutan (Environment and Sustainability) | Bisnis daur ulang, produk ramah lingkungan, konsultasi keberlanjutan |
| Peternakan dan Pertanian (Livestock and Agriculture) | Peternakan ayam, budidaya tanaman organik, penjualan produk peternakan |
| Travel dan Pariwisata (Travel and Tourism) | Travel agency, penyedia tur, akomodasi homestay |

Baca juga artikel kami tentang
[cara berbisnis yang sering dilakukan oleh pemula](https://adev.co.id/blog/cara-berbisnis-pemula/)
.

## 2\. Mulai Bisnis dengan Modal dan Risiko Kecil

![mulai bisnis dengan modal dan resiko kecil](https://img.freepik.com/free-vector/business-ethics-illustration_52683-48739.jpg?t=st=1737604996~exp=1737608596~hmac=398a689cd568fdd8d941784a8c40642497767711e6a7e5342fc0cc228e6d4c37&w=2000)

Sebagai pebisnis pemula, sebaliknya mulailah bisnis dengan modal dan risiko yang
kecil terlebih dahulu.

Anda dapat memulai bisnis Anda dari rumah, menggunakan modal pribadi, dan
memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memulai bisnis online.

Anda juga bisa memanfaatkan sosial media, marketplace, ataupun platform digital
lainnya untuk membantu mempromosikan bisnis Anda. Dengan begitu, Anda bisa
menghemat biaya operasional dan mengurangi risiko kerugian.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa tips untuk memulai bisnis dengan modal
dan risiko kecil yang dapat Anda ikuti, yaitu:

1. **Pilihlah bisnis dengan modal kecil dan risiko yang kecil**: Cari peluang
   bisnis yang membutuhkan modal yang terjangkau dan memiliki risiko yang dapat
   dikelola. Misalnya, bisnis jasa seperti desain grafis, fotografi, atau
   konsultan media sosial. Dengan memulai dengan modal kecil, Anda dapat
   mengurangi risiko kehilangan investasi besar [
   [entrepreneur.bisnis.com](https://entrepreneur.bisnis.com/read/20211029/88/1459918/tips-bisnis-dengan-modal-kecil-untuk-pengusaha-yang-baru-merintis)
   ][[julo.co.id](https://www.julo.co.id/blog/tips-berbisnis-dengan-modal-kecil)
   ].

1. **Lakukan riset pasar**: Sebelum memulai bisnis, lakukan riset pasar untuk
   memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Ini akan membantu Anda
   mengidentifikasi peluang bisnis yang dapat berhasil dengan modal kecil. Ketahui
   siapa target pasar Anda, persaingan yang ada, dan potensi pertumbuhan bisnis.
   [[julo.co.id](https://www.julo.co.id/blog/tips-berbisnis-dengan-modal-kecil)
   ][
   [id.theasianparent.com](https://id.theasianparent.com/contoh-usaha-modal-kecil)
   ]

1. **Manfaatkan kemampuan dan hobi Anda**: Pertimbangkan untuk memulai bisnis yang
   berhubungan dengan kemampuan atau hobi Anda. Misalnya, jika Anda memiliki
   keahlian dalam desain grafis, Anda dapat membuka bisnis jasa desain grafis
   dengan modal yang terjangkau [
   [entrepreneur.bisnis.com](https://entrepreneur.bisnis.com/read/20211029/88/1459918/tips-bisnis-dengan-modal-kecil-untuk-pengusaha-yang-baru-merintis)
   ].

1. **Mulailah dengan peralatan yang ada**: Gunakan peralatan yang sudah Anda
   miliki untuk memulai bisnis. Misalnya, jika Anda memiliki kamera dan peralatan
   fotografi, Anda bisa memulai bisnis jasa fotografi. Dengan memanfaatkan apa
   yang sudah Anda miliki, Anda dapat mengurangi biaya awal yang harus dikeluarkan
   [[julo.co.id](https://www.julo.co.id/blog/tips-berbisnis-dengan-modal-kecil)
   ].

1. **Manfaatkan media sosial**: Gunakan media sosial sebagai alat pemasaran yang
   efektif dan terjangkau. Buatlah strategi pemasaran digital untuk mempromosikan
   produk atau jasa Anda kepada calon pelanggan. Manfaatkan platform seperti
   Facebook, Instagram, dan Twitter untuk membangun kesadaran merek dan mencapai
   target audiens dengan biaya yang minimal [
   [julo.co.id](https://www.julo.co.id/blog/tips-berbisnis-dengan-modal-kecil)].

## 3\. Jadilah Expert di Bisnis yang Akan Anda Jalankan

![jadi ahli atau expert di bisnis](https://img.freepik.com/free-vector/illustrated-woman-being-intern-company_23-2148726151.jpg?t=st=1737605120~exp=1737608720~hmac=73108abdc433f507c3c973c492f7b721c233bc8b87d235b1660a431db72360ee&w=1480)

Seorang pebisnis juga harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup
tentang bisnis yang akan dijalankan.

Dalam hal ini, Anda harus mengetahui segala aspek yang berkaitan dengan bisnis
Anda, seperti produk atau jasa yang ditawarkan, target pasar atau konsumen yang
menjadi sasaran bisnis, kompetitor dan mitra bisnis yang ada, hingga strategi
pemasaran dan promosi yang efektif digunakan.

Hal-hal tersebut, bisa Anda pelajari dari internet ataupun dengan membaca buku,
artikel, majalah, serta sumber informasi lainnya yang terkait tentang bisnis.

Anda juga bisa mempelajari hal tersebut bersama mentor bisnis Anda atau pebisnis
lain yang sudah sukses dan berpengalaman di bidang bisnis yang sama dengan Anda.

Dengan menguasai bisnis yang Anda jalankan, Anda akan merasa lebih percaya diri
dan profesional dalam menjalankan bisnis tersebut. Selain itu, Anda juga akan
lebih mudah untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa yang Anda tawarkan
hingga dapat dengan mudah bersaing dengan kompetitor.

Semakin Anda menguasai bisnis yang Anda jalankan, akan semakin besar juga
peluang kesuksesan yang akan Anda miliki.

## 4\. Berorientasi pada Kepuasan Pelanggan

![fokus dan berorientasi pada kepuasan pelanggan](https://img.freepik.com/free-vector/customer-relationship-management-concept-illustration_114360-7442.jpg?t=st=1737605191~exp=1737608791~hmac=5e5ada3218a5c7b560d2e35c61b19a2ddf7a6f7db715ac6b505b79b3e7fb7302&w=2000)

Salah satu aset terpenting dalam bisnis adalah pelanggan. Tanpa adanya
pelanggan, bisnis Anda tidak akan dapat berjalan. Oleh karena itu, dalam
menjalankan bisnis, seorang pebisnis harus berorientasi pada pelanggan.

Anda harus bisa memahami apa kebutuhan, keinginan, harapan, hingga preferensi
pelanggan Anda.

Anda juga harus memberikan produk atau jasa yang berkualitas, bermanfaat, dan
dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan Anda. Berikan juga pelayanan yang
ramah, cepat, dan responsif kepada pelanggan Anda. Jadikan pelanggan Anda
sebagai prioritas utama dalam bisnis yang Anda jalankan.

Dengan berorientasi pada pelanggan, Anda akan mendapatkan kepercayaan pelanggan.
Selain itu, Anda juga akan mendapatkan feedback positif hingga dapat
meningkatkan citra dan reputasi bisnis Anda di mata pelanggan.

## 5\. Kerja Keras Membangun Bisnis

![kerja keras](https://img.freepik.com/free-vector/work-progress-concept-illustration_114360-5241.jpg?t=st=1737605270~exp=1737608870~hmac=f185aba2fdb11f8ac9a569805bd587d80bf57cde1e2f052aca8e8aded080bbbc&w=1480)

Seorang pebisnis pemula, harus bekerja keras untuk membangun bisnisnya dari nol.

Dalam menjalankan bisnis, Anda harus bersedia untuk menginvestasikan waktu,
tenaga, pikiran, dana, hingga emosi Anda.

Anda juga harus siap menghadapi berbagai resiko, tantangan, hambatan, dan
masalah yang mungkin terjadi dalam proses membangun bisnis.

Dengan bekerja keras, Anda bisa mencapai tujuan/target bisnis Anda secara
optimal dan dapat mencapai impian Anda menjadi pebisnis yang sukses.

## 6\. Adaptif Terhadap Perubahan Lingkungan Bisnis

![adaptif](https://img.freepik.com/free-vector/young-men-with-big-puzzle-pieces_74855-6153.jpg?t=st=1737605337~exp=1737608937~hmac=52ec651ab8fb168827780cf1336f045969b774c2d9383a4e00debbc489ea8fe7&w=2000)

Lingkungan bisnis merupakan hal yang dinamis dan selalu berubah. Banyak faktor
yang dapat mempengaruhi lingkungan bisnis, seperti teknologi, ekonomi, sosial,
budaya, hingga hukum.

Sebagai pebisnis pemula, Anda harus adaptif terhadap perubahan lingkungan
bisnis. Artinya, Anda harus selalu mengikuti perkembangan dan tren yang ada di
pasar. Anda juga harus mampu mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan
perubahan yang terjadi.

Selain itu, Anda juga harus senantiasa mengamati, menganalisis, serta
mengevaluasi kondisi pasar dan peluang bisnis yang ada. Tumbuhkan keberanian
untuk berinovasi, mencoba hal-hal baru, dan berkreasi dalam mengembangkan produk
atau jasa yang Anda tawarkan.

Dengan adaptif terhadap lingkungan bisnis, Anda dapat bertahan dan berkembang di
tengah persaingan bisnis yang ketat.

Selain itu, Anda juga dapat menangkap peluang bisnis yang ada dan bisa mengatasi
segala ancaman yang kemungkinan muncul dalam menjalankan bisnis.

## 7\. Bertanggungjawab

![bertanggungjawab](https://img.freepik.com/free-vector/hand-drawn-csr-concept-illustration_23-2148911197.jpg?t=st=1737605423~exp=1737609023~hmac=d2506f44aa4c44aaea4e9fdb61407d6854d0426241cd701cbf0db1d3ad15b36b&w=2000)

Anda harus siap menerima segala risiko yang mungkin terjadi dalam bisnis Anda.

Apa sih resiko dalam bisnis itu?

Resiko merupakan hal yang tidak terpisahkan dari bisnis. Risiko adalah
kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan dalam bisnis.
Resiko bisa berasal dari dalam maupun luar bisnis, seperti keluhan pelanggan,
persaingan ketat, kesalahan dan kerusakan produk, hingga bencana alam.

Sebagai pebisnis, Anda tidak bisa menghindari resiko, namun Anda bisa mengelola
resiko. Anda harus memiliki rencana cadangan atau solusi alternatif, untuk
meminimalkan dampak negatif dari adanya risiko tersebut.

Jika Anda sudah memiliki persiapan untuk menghadapi resiko, Anda akan merasa
lebih tenang dan percaya diri dalam menjalankan bisnis.

## 8\. Pantang Menyerah

![pantang menyerah](https://img.freepik.com/free-vector/self-confidence-concept-illustration_114360-6815.jpg?t=st=1737605590~exp=1737609190~hmac=409b84d2d112bdf460a1169a9b0e1506640a35c6f731841edb848afbb793264f&w=1480)

Tips dan cara terakhir menjadi pebisnis yang sukses adalah sikap tidak mudah
menyerah.

Dalam proses membangun bisnis, Anda tentunya akan menghadapi berbagai kesalahan
ataupun kegagalan. 

Namun, sebagai pebisnis Anda tidak boleh menyerah begitu saja. Anda harus bisa
belajar dari kesalahan atau kegagalan tersebut serta menjadikannya sebagai bahan
evaluasi dan perbaikan.

Dilansir dari
[katadata](https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/21/mengapa-banyak-bisnis-startup-gagal-ini-penyebabnya)
, salah satu alasan utama perusahaan baru mengalami kegagalan adalah karena
kurangnya dana (38%) dan tidak adanya kebutuhan pasar (35%). 

![penyebab bisnis gagal](https://cdn1.katadata.co.id/media/chart_thumbnail/140807-mengapa-banyak-bisnis-startup-gagal-ini-penyebabnya.png?v=1736249291)

Kemudian, menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), alasan
mengapa perusahaan baru di Indonesia sering mengalami kegagalan adalah karena
adanya masalah pada faktor managerial, seperti kurangnya pengalaman dan visi
yang jelas dari _founder_ (_lack of experience and vision_) dan kurangnya fokus
dalam menjalankan bisnis (_lack of focus_).

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan jika Anda
mengalami kegagalan dalam membangun bisnis:

1. **Terimalah kegagalan sebagai bagian dari proses**: Kegagalan adalah bagian
   alami dari perjalanan membangun bisnis. Penting untuk menerima kenyataan bahwa
   kegagalan bisa terjadi dan melihatnya sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh
   [
   [forbes.com](https://www.forbes.com/sites/forbesbusinesscouncil/2020/10/20/seven-outstanding-ways-to-overcome-failure-and-succeed/)
   ]. Dengan memahami akar penyebab kegagalan, Anda dapat mengidentifikasi area
   yang perlu diperbaiki dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
2. **Analisis akar penyebab kegagalan**: Lakukan analisis mendalam untuk menemukan
   akar penyebab kegagalan. Dalam proses ini, Anda dapat melakukan evaluasi
   terhadap rencana bisnis, strategi pemasaran, manajemen keuangan, atau aspek
   lain yang berkontribusi terhadap kegagalan. Dengan mengetahui akar masalah,
   Anda dapat mengambil langkah-langkah yang lebih baik untuk mengatasi kegagalan
   tersebut [
   [forbes.com](https://www.forbes.com/sites/forbesbusinesscouncil/2020/10/20/seven-outstanding-ways-to-overcome-failure-and-succeed/)
   ].
3. **Belajar dari kegagalan**: Jangan biarkan kegagalan membuat Anda putus asa.
   Jadikan kegagalan sebagai pelajaran berharga. Identifikasi kesalahan yang
   dilakukan, ambil hikmahnya, dan gunakan pengalaman tersebut untuk merencanakan
   langkah-langkah lebih baik di masa depan [
   [hbr.org](https://hbr.org/2011/04/strategies-for-learning-from-failure)].
4. **Cari dukungan dan inspirasi**: Temukan sumber dukungan dan inspirasi, baik
   dari mentor, komunitas bisnis, atau rekam jejak pengusaha sukses lainnya.
   Berbagi pengalaman dan belajar dari mereka dapat membantu Anda mengatasi
   kegagalan dan memotivasi untuk melanjutkan perjalanan bisnis Anda [
   [forbes.com](https://www.forbes.com/sites/forbesbusinessdevelopmentcouncil/2022/02/28/how-to-overcome-the-biggest-challenges-in-business/)
   ].
5. **Tetap fokus pada tujuan**: Meskipun mengalami kegagalan, tetaplah fokus pada
   tujuan bisnis Anda. Jangan biarkan kegagalan menghalangi Anda untuk mencapai
   impian Anda. Teruslah bergerak maju dengan tekad yang kuat dan kepercayaan diri
   yang tinggi [[careeraddict.com](https://www.careeraddict.com/business-failure)
   ].

## Kesimpulan

Menjadi seorang pengusaha bagi pemula mungkin bukanlah hal yang mudah. Lantaran,
pemula biasanya belum memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan yang cukup.

Oleh karena itu, dibutuhkan tips dan cara yang tepat agar menjadi pebisnis
pemula yang sukses.

Beberapa tips dan cara jadi pebisnis untuk pemula yaitu, jalankan bisnis sesuai
passion, mulai bisnis dengan modal dan risiko kecil, kuasai bisnis yang
dijalankan, berorientasi pada pelanggan, kerja keras membangun bisnis, adaptif
terhadap perubahan lingkungan bisnis, siap menerima segala resiko, dan tidak
mudah menyerah.

Nah, sekarang Anda sudah tahu tentang tips dan cara jadi pebisnis pemula.
Selanjutnya, yuk baca juga konten kami tentang
[teknik berbisnis untuk pemula](https://adev.co.id/blog/teknik-berbisnis-untuk-pemula/)
.

**Categories:** Blog
**Tags:** Bisnis Kecantikan