---
title: "3 Strategi Inbound Marketing di Bisnis Kosmetik & Contohnya"
description: "Apa iya strategi inbound marketing bisa meningkatkan profit bisnis kosmetik? Teknologi digital yang kian berkembang membuat strategi pemasaran produk semakin beragam, salah satunya adalah inbound mark..."
url: https://adev.co.id/blog/inbound-marketing/
date: 2022-05-13
modified: 2025-07-19
author: "Tim Redaksi PT Adev"
image: https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/05/inbound-marketing.jpg
categories: ["Blog"]
tags: ["Bisnis Kosmetik"]
type: post
lang: id
---

# 3 Strategi Inbound Marketing di Bisnis Kosmetik & Contohnya

Apa iya strategi inbound marketing bisa meningkatkan profit bisnis kosmetik?

Teknologi digital yang kian berkembang membuat strategi pemasaran produk semakin beragam, salah satunya adalah *inbound marketing* yang juga menjadi tren marketing tahun 2022.

Strategi marketing ini terbukti lebih memikat hati konsumen dan efektif membuat penjualan kian melejit. Tak heran, strategi ini telah digunakan oleh banyak pebisnis sukses. Kini, giliranmu menjalankan *inbound marketing* dalam bisnis kosmetikmu!

Mau tahu alasannya mengapa? Penasaran bagaimana cara yang tepat menjalankan strategi pemasaran ini dalam bisnismu? 

Kali ini, kami akan membantumu mengetahui lebih dalam strategi *inbound marketing*. Mulai dari pengertian, tahapanan, hingga caranya. Jadi, pastikan Anda membacanya hingga selesai, ya. 

Curi caranya agar bisnis kosmetikmu mengalir cuan!

## **Apa itu *Inbound Marketing***?

I**nbound marketing** adalah sebuah teknik pemasaran yang merupakan bagian dari digital marketing yang dilakukan dengan cara menarik perhatian calon konsumen melalui pembuatan konten dan interaksi pengalaman yang relevan. 

Inti dari tujuan *inbound marketing* adalah membentuk koneksi, menjawab pertanyaan, dan memecahkan masalah konsumen dengan konten-konten yang dibuat oleh sebuah *brand*.

Baca konten kami terkait [branding](https://adev.co.id/blog/branding/).

Untuk memulai strategi ini, Anda perlu membuat dan mempromosikan konten melalui berbagai saluran (*channel*).

Setelah calon konsumen menemukan konten-kontenmu (usahakan punya nilai manfaat), maka *brand*-mu akan dikenali. Lebih lanjut, Anda pun dapat membantu mereka untuk mencapai tujuan. 

Sebagai contoh, Anda berjualan produk *skincare*. Anda membuat konten tentang jenis-jenis kulit, atau bahan kosmetik yang cocok untuk tipe kulit tertentu ataupun cara memilih dan memakai skincare.

Audiens Anda pun menjadi teredukasi dengan konten buatanmu. Bila mereka mengalami masalah kulit seperti jerawat, maka Anda pun dapat membantu mereka mengatasinya dengan *skincare *yang Anda jual.

## **Alasan Kenapa Anda Harus Pakai Strategi *****Inbound Marketing***

![Inbound Marketing](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/05/inbound-marketing.jpg)

Strategi pemasaran dengan konten-konten yang edukatif, solutif, dan informatif selalu berhasil memenangkan hati konsumen. 

Tak berhenti di situ, calon konsumen akan secara perlahan dan sukarela mendekati produkmu dan bisa saja berakhir berlanjut menjadi pelanggan yang setia, lho. 

Mereka pun akan* repeat order* dan menawarkan produk Anda ke teman dekat mereka. Bahkan, bisa jadi mereka bisa menjadi partner bisnis karena percaya dengan brand kamu.

Jadi, *inbound marketing* ini sangat *powerfull *ketika diterapkan dengan benar dalam[ bisnis](https://adev.co.id/blog/) kamu.

Selain itu, berikut adalah keunggulan sekaligus alasan mengapa *inbound marketing *wajib Anda jalankan.

### **Proses pemasaran berjalan tanpa adanya paksaan**

Strategi* inbound marketing *sebagian besar memanfaatkan pembuatan konten organik tanpa melibatkan iklan. Hal ini lah yang membuat konsumen tertarik secara alami dan tanpa paksaan terhadap* brand*-mu.

Oleh karena itu, pastikan konten yang dibuat tidak sembarangan, ya. Sebaiknya Anda terlebih dahulu menganalisa persoalan yang dialami serta kebiasaan yang kerap kali dilakukan oleh calon konsumen.

Selanjutnya hubungkan konten dengan produk yang Anda sediakan. Metode ini dilakukan agar konten yang disuguhkan bukan hanya menarik tetapi juga bernilai guna.

### **Biaya pemasaran menjadi lebih terjangkau**

Dibanding membayar biaya iklan dengan periode tertentu, membuat konten organik tentu lebih terjangkau biayanya.

*Brand*-mu hanya perlu mempersiapkan peralatan pembuatan konten seperti kamera, properti, dan alat pendukung lainnya untuk membuat konten berkualitas untuk jangka panjang.

Dengan begitu, *brand* kecil pun bisa bersaing dengan *brand* besar dengan strategi inbound marketing.

### **Lebih tepat sasaran**

*Inbound marketing* tak hanya tentang menciptakan kesadaran merek (*brand awareness*). Strategi pemasaran ini memiliki pendekatan yang jauh lebih tertarget.

Jika cara *outbound marketing* seperti memasang papan baliho mungkin akan dilihat banyak orang, sayangnya cara itu kurang efektif untuk mendapatkan prospek dan audiens yang tepat, yang memang menginginkan produkmu.

Dengan *inbound marketing*, calon konsumen akan menemukan *brand*-mu secara organik. Artinya, kontenmu akan menyasar pada orang yang memang tertarik dengan produkmu sehingga lebih tepat sasaran.

### **Lebih Memahami Kebutuhan Konsumen**

Dalam strategi ini, Anda akan menggunakan saluran *online* seperti media sosial Instagram, Twitter, TikTok, *website*, dsb. Di sana, Anda memiliki kesempatan untuk membangun interaksi dengan konsumen.

Keterlibatan *brand-*mu dengan konsumen dalam media sosial memudahkanmu dalam mendengarkan pertanyaan, kebutuhan, bahkan keluhan yang bermanfaat untuk pengembangan bisnismu.

### **Berorientasi jangka panjang**

Strategi *inbound**marketing* berorientasi pada manfaat jangka panjang dan berdampak positif bagi bisnismu di masa mendatang.

Misalnya melalui aktivitas penyediaan konten sosial media dan artikel yang menerapkan optimasi SEO (*Search Engine Optimization*).

Saat artikel ini terus bertahan pada halaman pertama mesin pencari, otomatis menaikkan *traffic* ke website. Followers media sosial juga akan terus bertambah dengan adanya konten berkualitas.

## Kelebihan Inbound Marketing Dibanding Outbound Marketing

Sebelum mengetahui kelebihan *inbound marketing* dibandingkan *outbound marketing, *kamu perlu mengetahui bahwa *outbound marketing* adalah strategi lama yang mengharuskan perusahaan atau pemilik *brand *menjangkau calon konsumennya sendiri.

Mudahnya, strategi *inbound *akan membuat audiens mendatangi produk atau *brand* kita tanpa paksaan. Strategi *outbound* marketing mengharuskan kita mencari-cari audiens yang belum tentu menginginkan produk atau *brand *kita.

Berikut adalah kelebihan *Inbound marketing *dibandingkan *outbound marketing*.

1. Lebih mudah mendapatkan audiens yang sesuai dengan target
2. Tidak membutuhkan banyak waktu, usaha, dan biaya yang besar untuk promosi
3. Terjadi komunikasi dua arah antara pemilik *brand* dengan konsumen
4. Pendekatan lebih *digital*, terkini, dan relevan dengan perkembangan zaman
5. Media strategi kekinian, seperti media sosial, *website*, *email marketing*

Nah, sekarang Anda semakin yakin menjalankan strategi *inbound marketing*, bukan? Sebelum mengetahui cara mempraktikkan strategi ini dalam bisnis kosmetik.

Simak dahulu, yuk, 3 tahapannya!

## **3 Tahap *****Inbound Marketing dan *****Tools yang Digunakan**

Untuk menjalankan strategi bisnis ini,* brand* kosmetikmu dapat memanfaatkan *content marketing* berbentuk SEO, konten media sosial, *landing page*, *website*,* newsletter*, dll. konsumen akan menemukan *brand*-mu melalui berbagai saluran tersebut.

![](https://might-web.com/wp-content/uploads/2019/05/Inbound-Marketing.jpg)

Dilansir dari[ Hubspot](https://www.hubspot.com/inbound-marketing), terdapat 3 tahap dalam *inbound marketing*, yaitu menarik perhatian (*attracting*), melibatkan (*engaging*), dan memuaskan (*delighting*) calon konsumen supaya muncul kepercayaan. Berikut penjelasannya:

### **Memikat target (*****Attracting*****)**

Pada tahap ini, *brand*-mu mencoba menarik calon konsumen dengan konten-konten dan interaksi yang melibatkan mereka.

Agar berhasil menarik calon konsumen, pastikan kontenmu bersifat informatif sekaligus memiliki keunikannya tersendiri sehingga *brand awareness* bisa tercapai di tahap ini. Berikut bentuk pemasaran yang termasuk dalam tahap *attracting*.

Beberapa tools yang digunakan dalam tahapan ini adalah:

- Iklan (Ads)
- Video
- Membuat blog (*Blogging*)
- Media Sosial (*Social media*)
- Strategi Konten (*Content strategy*)

#### **SEO (Search Engine Optimization)**

Tahukah kamu? Konsumen memiliki kebiasaan mencari informasi produk atau *brand* terlebih dahulu menggunakan mesin telusur sebelum memutuskan untuk membeli. 

Google menyebutkan sebanyak 94% calon pembeli melakukan aktivitas tersebut.

Oleh karena itu, *search engine* (mesin telusur) menjadi saluran yang penting dalam sebuah bisnis. Namun, Anda perlu ‘mempercantik’ *website*-mu agar dilirik Google dan ditampilkan di halaman pertama sehingga customer akan mudah menemukanmu.

Caranya, pilih dan tentukan *keyword* yang relevan dengan produk atau bisnismu. Optimalkan konten *website *kamu sehingga mudah ditemukan customer di Google. Anda bisa membuat landing page yang bagus dan artikel yang bermanfaat.

Selain Google, mesin telusur yang bisa Anda gunakan adalah Bing, Yahoo, Yandex. Jika melakukan *branding *melalui mesin telusur, selain menggunakan teknik SEO (organik), Anda bisa menggunakan teknik SEM (berbayar).

#### **Konten Media Sosial**

Sebagian dari pebisnis mungkin sudah familiar dengan konten media sosial. Populernya penggunaan media sosial memang membawa keuntungan sendiri untuk *brand*.

Karena di media sosial *brand*-mu bisa menciptakan sesuatu yang mempunyai* value *untuk audiens sekaligus tetap menunjukkan keunggulan produkmu.

Yang perlu diingat, sesuaikan pembuatan konten dengan target pasarmu, ya. Misalnya, jika target pasarmu adalah remaja hingga dewasa awal, buatlah konten informatif dengan gaya santai dan memiliki kesan ceria. Gunakan juga[ strategi influencer marketing](https://adev.co.id/blog/tips-optimalkan-influencer-marketing-2022/) jika perlu!

Media sosial yang bisa Anda gunakan untuk *branding* di antaranya Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, dan LinkedIn.

Algoritma media sosial seperti Facebook sedikit berbeda dengan *search engine.* Umumnya, media sosial menggunakan *short moment* alias “*virality*”.

### **Melibatkan target (*****Engaging*****)**

Setelah berhasil menarik calon pelanggan, langkah selanjutnya adalah membuat mereka terlibat atau biasa disebut *engage*. *Engaging *disebut juga *close and convert*.

Bagaimana cara membuat audiens terlibat? Buatlah konten interaktif menggunakan fitur-fitur yang ada pada *platform *media sosial tersebut.

Selain itu, berikan wawasan dan solusi yang relevan untuk masalah yang dirasakan oleh sebagian besar audiens, sehingga mereka lebih cenderung membeli dari* brand*-mu.

Beberapa tools yang digunakan dalam tahapan ini adalah:

- Aliran Prospek (*Lead Flows*)
- Pemasaran Email (*Email Marketing*)
- Manajemen Prospek (*Lead Management*)
- Bot Percakapan (*Conversational Bots*)
- Otomatisasi Pemasaran (*Marketing Automation*)

### **Memenuhi kepuasan target (*****Delighting*****)**

Langkah terakhir yang sekaligus menjadi langkah terpenting adalah memuaskan orang-orang yang sudah menjadi pelanggan. Tahap ini dapat disebut sebagai tahap *delighting*.

Pada tahap ini,* brand*-mu harus benar-benar memastikan setiap pelanggan mendapat kepuasan agar mendapatkan pelanggan yang setia terhadap *brand*-mu.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan di tahap ini adalah dengan membuat *polling *penilaian, survei kepuasan pelanggan, dan menggunakan *email marketing*.

Beberapa tools yang digunakan dalam tahapan ini adalah:

- Konten ‘Pintar’(*Smart Content)*
- Pemasaran Email (*Email Marketing*)
- Kotak masuk percakapan (*Conversation Inbox*)
- Pelaporan atribusi (*Attribution Reporting*)
- Otomatisasi pemasaran (*Marketing Automation*)

Jika belum, maka inilah saat yang tepat untuk mulai menjalankannya sebelum pelanggan beralih ke kompetitor yang lain.

## 5 Pihak yang terlibat dalam Inbound Marketing

![tahapan inbound marketing](https://www.rakacreative.com/hs-fs/hubfs/Imported_Blog_Media/inbound-marketing-stages.png?width=1600&height=645&name=inbound-marketing-stages.png)

Secara umum, di dalam *customer journey* dikenal 5 pihak, yaitu:

- Stranger

Orang yang tidak mengenal bisnis kita

- Visitor

Stranger yang mengetahui bisnis kita, baik melalui iklan maupun organik

- Lead

Visitor yang menghubungi kita karena tertarik dengan bisnis/produk/layanan

- Customer

Lead yang membeli produk/layanan kita

- Promoter

Customer yang loyal dan mempromosikan produk/layanan kita

## Proses Mengubah *Stranger *Menjadi *Promoter*

Sejatinya, tahapan *inbound marketing* adalah mengubah *stranger*berakhir menjadi *promoter*. Strategi ini dimulai dari mengubah *stranger* menjadi *visitor* dengan cara menarik perhatian mereka.

Setelah itu, kita bisa mengarahkan audiens untuk melakukan sebuah aksi seperti menulis komentar, mengisi kuesioner, menghubungi kontak, dsb. Di sini, *visitor* berpotensi berubah menjadi *leads*.

Selanjutnya, kita akan melakukan pendekatan lebih dalam agar *leads *berubah menjadi *customer*. Kalau sebelumnya kita berupaya mendapatkan kontak *leads*, di sini kita akan menindaklanjutinya. 

Sekarang kita telah mendapatkan sekumpulan orang yang menjadi *customer*, lalu bagaimana caranya agar membuat mereka *repeat order*, betah dengan pelayanan kita, dan tidak mencari *brand* yang lain? Jawabannya adalah memenuhi kepuasan mereka.

Setelah mereka merasa puas, merasa dijadikan raja seutuhnya, maka bisnis kita telah memiliki *promotor* secara gratis. Mereka akan sukarela mempromosikan bisnis kita ke pada yang lainnya.

Pada setiap tahapan akan berkurang jumlahnya. Stranger paling banyak dan promoter paling sedikit. Jika digambarkan, maka akan berbentuk corong (*funnel*), seperti gambar berikut.

![funnel inbound marketing](https://impulsecreative.com/hs-fs/hub/171726/file-353072812.png)

## 3 Cara Inbound Marketing Bisnis Kosmetik

Setelah mengetahui alasan dan tahapan penting strategi *inbound marketing*. Selanjutnya, Anda perlu mengetahui cara yang tepat mengeksekusi strategi ini dalam bisnis kosmetik.

### Optimasi Media Sosial dengan Ragam Konten

Konten yang beragam menjadi hal penting yang perlu Anda suguhkan kepada audiens. Hal ini bertujuan agar media sosial tidak terlihat membosankan. Tentunya, Anda tidak ingin kehilangan audiens (*followers*) akibat konten yang cenderung monoton, bukan?

Tenang saja, kami bocorkan ide konten yang dapat membuat audiens Anda betah di media sosial brand kosmetikmu.

Lihat gambar berikut

![Ide Konten Promosi Produk Kosmetik](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/05/ide-konten-promosi-produk-kosmetik.jpg)

### Membuat Website Resmi Brand Anda

Selain media sosial, mungkin Anda perlu membuat *website *resmi brand kosmetikmu. Tujuannya untuk meningkatkan kredibilitas *brand* kosmetikmu. 

Di sana, Anda bisa memberikan konten-konten informatif yang lebih detail dibandingkan konten media sosial. Selain itu, Anda bisa memasukkan katalog produk kosmetik atau *skincare* yang Anda jual, serta mitra resmi yang ikut menjual produk *brand*-mu.

Kamu bisa mengoptimalkan konten *website* sesuai dengan kebutuhan konsumen, gunakan *keyword* yang tepat dan tingkatkan kualitasnya, baik segi tampilan maupun isi kontennya.

### Menjalin Hubungan Baik dengan Konsumen

Selalu ingat, media sosial adalah ruang virtual dua arah. *Brand *tak hanya bertugas mengunggah konten-konten tersebut, tanpa memperhatikan keterlibatan audiens, calon konsumenmu. 

Mau tau cara untuk meningkatkan *engagement* di media sosial brand kosmetikmu? Ikuti cara berikut.

- Optimalkan fitur-fitur yang ada di media sosial untuk berinteraksi,
- Merespon dengan baik setiap pertanyaan atau komentar yang masuk media sosialmu,
- Mengajak audiens untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat atau pengalaman di kolom komentar unggahanmu
- Membuat program Giveaway dan memberikan potongan harga produk di momen-momen khusus
- Mengirim email marketing atau pesan marketing ke pada konsumen loyal

## Contoh Inbound Marketing Bisnis Kosmetik

Sudah siap menjalankan strateginya? Simak terlebih dahulu contoh strategi *inbound marketing* dalam bisnis kosmetik brand Adev, Emina dan Wardah berikut.

### Adev

Sebagai perusahaan kosmetik yang berhasrat menjadi satu entitas besar di Indonesia, Adev pun menggunakan strategi* inbound marketing*.

Mungkin, Anda menemukan konten Adev ketika berselancar di Google. Sebagai contoh, Anda mencari rujukan tentang [rebranding produk kosmetik](https://adev.co.id/blog/branding/rebranding/) di Indonesia.

Lalu, Anda menemukan web adev.co.id berada di halaman depan hasil pencarian Google. Lantas, Anda membaca konten dan suka dengan konten yang Adev sajikan.

Karena merasa bermanfaat, Anda pun membagikannya dengan teman bisnis kamu.

Dari sini, Anda tentunya bisa menebak, strategi mana yang adev terapkan.

Yup, betul.

Adev pakai SEO untuk *branding *bisnisnya.

### Emina: Konten Informatif dengan Gaya Ceria

![Contoh Inbound Marketing Brand Emina](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/05/contoh-inbound-marketing-brand-emina.png)

Salah satu konten yang dicari oleh audiens adalah konten yang mengedukasi. Konten Mitos dan Fakta ini bisa jadi konten andalan karena topik mengenai kebenaran suatu hal sangat dibutuhkan oleh audiens.

![Contoh Inbound Marketing Brand Emina 2](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/05/contoh-inbound-marketing-brand-emina-2.png)

Nah, konten rekomendasi seperti ini juga menarik perhatian audiens. Apalagi, konten ini bisa jadi cara promosi yang halus (*soft selling*) tanpa terang-terangan menjual produk kosmetik. Emina membuat konten rekomendasi Ombre Lips dengan Skintone konsumen menggunakan produknya sendiri.

Melalui contoh konten tersebut, kita bisa melihat bahwa brand [Emina ](https://www.instagram.com/eminacosmetics/)memiliki *image* yang ceria dan sesuai dengan target pasarnya, yakni remaja dan anak muda.

### Wardah: Memanfaatkan Strategi Bercerita

Siapa yang tak kenal dengan *brand *lokal satu ini? Wardah selalu punya cara untuk memikat audiens. Salah satunya menghadirkan program [Wardah Heart to Heart](https://www.wardahbeauty.com/id/news/bincang-positif-bersama-dian-sastrowardoyo-tentang-arti-wanita-kuat-dan-mandiri) with Dewi Sandra.

Program ini adalah sesi bercerita (*story telling*) dari wanita-wanita inspiratif yang membagikan pengalaman dan pesan positif. Melalui program ini, Dewi Sandra dan setiap pembicara yang diundang mengajak para wanita untuk sadar bahwa #LangkahBaikmuBerarti.

Apa yang Anda tangkap dari strategi *story telling* tersebut? Yap! Promosi atau pemasaran yang halus dan bisa menyentuh sisi emosional konsumen. Dengan begitu, konsumen merasa dekat dan terlibat dengan *brand*.

Kamu juga bisa lho menjadikan contoh-contoh *inbound marketing* di atas sebagai inspirasi untuk dieksekusi dalam bisnis kosmetikmu.

Nah, itulah penjelasan *inbound marketing* yang wajib Anda praktikkan dalam bisnis kosmetikmu. Semoga informasi ini bisa bermanfaat ya, Sahabat ADEV!
