---
title: 4 Strategi Sukses Outbound Marketing di Bisnis Kosmetik
date: 2022-06-22T03:31:00Z
modified: 2025-07-19T05:33:23Z
permalink: "https://adev.co.id/blog/outbound-marketing/"
type: post
status: publish
excerpt: ""
wpid: 4785
categories:
  - Blog
tags:
  - Bisnis Kosmetik
featured_image: "https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/06/outbound-marketing.jpg"
featured_image_alt: Outbound Marketing
author: Tim Redaksi PT Adev
---

Kamu bisa menggunakan strategi [digital marketing](https://adev.co.id/blog/digital-marketing-kosmetik/) untuk meningkatkan penjualan produk kosmetik atau meningkatkan brand awareness_._ Banyak pengusaha di bidang produk kecantikan yang sukses di bisnisnya dengan strategi _outbound marketing_.

Berbeda dengan _inbound marketing_ yang menarik perhatian audiens dengan pembuatan konten, strategi _outbound marketing_ sangat kental dengan taktiknya yang proaktif melalui media periklanan.

Eits, apakah hanya itu perbedaan kedua [strategi marketing](https://adev.co.id/blog/) tersebut? Apa saja ya kelebihan dan kekurangan _outbound marketing?_ Apakah strategi ini efektif untuk bisnis kosmetik?

Selengkapnya ada di artikel ini!Kamu akan menemukan cara untuk sukses dengan menerapkan _outbound marketing_ yang tepat di [bisnis kosmetik](https://adev.co.id/blog/).

Yuk, langsung simak sampai tuntas!

## Apa itu Outbound Marketing?

![Outbound Marketing Adalah](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/06/outbound-marketing-adalah.jpg)

_Outbound marketing_ adalah metode & strategi pemasaran digital untuk menarik pelanggan dengan cara lebih proaktif sehingga mereka mau membeli dengan produk atau layanan yang kita jual.

Outbound marketing berbeda dengan inbound marketing yang lebih berfokus pada pembuatan dan distribusi konten ([content marketing](https://adev.co.id/blog/strategi-content-marketing/)) untuk menarik calon konsumen ke website kamu.

Melansir [Hubspot](https://blog.hubspot.com/blog/tabid/6307/bid/2989/inbound-marketing-vs-outbound-marketing.aspx), _outbound marketing_ mencakup berbagai saluran pemasaran seperti iklan TV, iklan radio, iklan cetak (majalah, koran, pamflet, brosur, dsb.), atau _cold calling_ (menghubungi konsumen potensial secara langsung).

Outbound marketing dilakukan dengan cara mengirimkan pesan kepada populasi yang luas. Konsep sederhananya adalah bahwa semakin banyak yang mendapatkan pesan, maka semakin banyak hasil yang didapatkan.

Namun, apakah _outbound marketing_ masih efektif digunakan dalam sebuah bisnis? Sebagai pebisnis kosmetik, perlukah kamu menerapkan _outbound marketing_? Simak penjelasannya berikut ini!

## Apakah Outbound Marketing Masih Efektif Saat Ini?

Strategi _inbound marketing_ mungkin sangat relevan dengan perkembangan zaman yang kian digital. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa _outbound marketing_ masih digunakan, tidak sepenuhnya ditinggalkan, dan masih menghasilkan.

Contohnya, promosi produk kosmetik dengan beriklan di televisi sangat berdampak dibandingkan hanya menggunakan strategi konten media sosial.

Apalagi, semakin ke sini, iklan televisi semakin menarik karena menggunakan [storytelling marketing](https://adev.co.id/blog/storytelling-marketing/) dan visual yang memikat. Dengan perkembangan iklan televisi tersebut, sebuah _brand_ akan mudah diingat.

Menurut [Marketo.com](https://www.marketo.com/articles/inbound-vs-outbound/), pemasaran produk menggunakan iklan di televisi dengan tayangan yang berulang-ulang membuat konsumen terbiasa dan mudah percaya.

Jadi, bisa dikatakan bahwa _outbound marketing_ masih efektif jika dilakukan strategi atau cara yang tepat. Nah, sebelum sampai pada bahasan tersebut, ketahui terlebih dahulu perbedaan _outbound_ dan _inbound marketing_.

## Perbedaan Outbound dan Inbound Marketing

![Perbedaan Outbound Marketing Dan Inbound Marketing](https://adev.co.id/wp-content/uploads/2022/06/perbedaan-outbound-marketing-dan-inbound-marketing.jpg)

Melansir [Ideoworks](https://ideoworks.id/strategi-pemasaran-inbound-vs-outbound-mana-yang-paling-efektif/#:~:text=Outbound%20marketing%20merupakan%20strategi%20dimana,untuk%20melihat%20konten%20yang%20dibuat.), _inbound marketing_ adalah taktik tarik, sementara _outbound marketing_ adalah taktik dorong. Pemasaran _inbound_ yang memanfaatkan konten berkualitas dan interaktif bertujuan **menarik** audiens untuk lebih mengenal _brand._

Baca selengkapnya mengenai _inbound marketing_ [di sini](https://adev.co.id/blog/inbound-marketing/).

Sebaliknya, _outbound marketing_ lebih menerapkan taktik menawarkan produk secara langsung dan terus-menerus untuk **mendorong** konsumen membeli.

Selengkapnya, berikut adalah perbedaan _outbound_ dan _inbound marketing_.

### Jangkauan Market

Pemasaran _outbound_ dilakukan dengan cara menjangkau populasi besar, menjangkau siapa pun, baik calon konsumen atau bukan. Untuk menjangkau market produk kecantikan, kamu bisa menggunakan jasa [beauty influencer](https://adev.co.id/blog/beauty-influencer/).

Sementara _inbound marketing_ memiliki target pasar yang jelas dan terfokus, yakni audiens yang tertarik dengan konten yang dibuat _brand_.

Oleh karena itu, strategi pemasaran _inbound_ yang menggunakan konten-konten berkualitas dapat mendatangkan audiens yang ideal atau sesuai dengan target pasar. Audiens yang berpotensi menjadi _leads_.

### Target Market yang Dituju

Strategi _inbound marketing_, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, adalah strategi yang memanfaatkan content marketing untuk menarik audiens. Ketika melihat atau membaca konten tersebut maka audience lebih mengenal _brand_ (produk, layanan) kamu.

Adapun _outbound marketing_ merupakan strategi yang hanya menjelaskan produk, tanpa memberi informasi lebih yang bisa bermanfaat bagi calon konsumen. Nah, untuk menggaet target market yang sesuai dengan produk kamu, maka kamu perlu membuat konsep bisnisnya dengan [business model canvas](https://adev.co.id/blog/business-model-canvas/).

Misalnya, kamu menjual produk _skincare_ anti-aging. Ketika menggunakan strategi _inbound_, kamu bisa membuat ragam konten yang berisi masalah penuaan dini, ciri-ciri penuaan dini, bahan-bahan aktif untuk mencegah anti aging, dan lainnya.

Sementara itu, strategi _outbound_ hanya berbicara mengenai produk anti aging saja tanpa memikirkan keinginan konsumen atau masalah yang dihadapinya.

### Interaksi Brand dengan Konsumen

Ketika merespon iklan di televisi atau di radio, kita sudah tahu bahwa _brand_ tidak akan bisa mendengar kita. Sedangkan, saat bermain media sosial, kita bisa meninggalkan komentar berisi masukan atau pertanyaan yang bisa langsung direspon oleh _brand_.

Begitulah perbedaan interaksi antara _brand_ dengan konsumen. _Outbound marketin_g terjadi komunikasi satu arah, sementara _inbound marketing_ terjadi komunikasi dua arah.

Sepinya interaksi, dengan kata lain brand kamu kurang engage, menandakan brand kamu mulai pudar. Jika brand kamu mulai ditinggalkan pelanggan, maka sebaiknya kamu menerapkan [rebranding](https://adev.co.id/blog/branding/rebranding/) atau [co-branding](https://adev.co.id/blog/branding/co-branding/) yang tepat.

### Media atau Saluran yang Digunakan

Setelah membaca penjelasan sebelumnya, kamu tentu memahami perbedaan media pada _outbound_ marketing dan _inbound marketing_.

Selain menggunakan media televisi dan radio, strategi _outbound marketing_ dapat dijalankan menggunakan media email, media cetak, telepon, atau _billboard_.

Adapun _inbound marketing_ memanfaatkan media sosial, blog, website, atau influencer marketing.

Selain beberapa poin di atas, perbedaan _inbound_ dan _outbound_ _marketing_ selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut.



| **Inbound Marketing** | **Outbound Marketing** |
| --- | --- |
| Konten digital informatif yang ditargetkan pada audiens tertentu, ditulis untuk membantu memecahkan masalah konsumen | Konten non-digital yang dirancang untuk menarik perhatian konsumen dan ditulis untuk menjual produk |
| Konten disajikan secara interaktif seperti konten media sosial, artikel, podcast, video marketing. | Konten disajikan dalam media cetak (majalah, brosur, katalog, dsb), iklan TV, Radio, papan reklame atau baliho. |
| Konten berisi pesan yang disesuaikan untuk konsumen tertentu dan dibuat menarik untuk meningkatkan _engagement_ | Konten berisi penjelasan produk yang harus dikemas dengan menarik dan menonjol di antara jutaan iklan lainnya |
| Strategi yang mencakup semua di berbagai saluran | Strategi linier dengan saluran terbasa |
| Mudah diukur melalui perangkat lunak digital marketing | Sulit untuk diukur kinerja penyebaran iklan fisik |

Sumber: Adobe Experience Cloud## Kelebihan dan Kekurangan Outbound Marketing

![Kelebihan dan Kekurangan Outbound Marketing Kosmetik](https://img.freepik.com/free-photo/medium-shot-smiley-woman-holding-post-its_23-2149321556.jpg?t=st=1738225422~exp=1738229022~hmac=083e9bbc425399319fa378f5eefd137fd183dd59d709ac9d347495a782982875&w=2000)

Setiap strategi pemasaran tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah, berikut penjelasannya:

### Kelebihan Outbound Marketing

- Produk yang dipromosikan melalui iklan semakin terlihat nyata dan semakin meyakinkan calon pelanggan
- Iklan yang dibuat dengan kreativitas tinggi tentu menjadi daya tarik tersendiri
- Iklan dari strategi _outbound_ lebih mudah diingat dan mudah viral (banyak iklan televisi yang jadi perbincangan di media sosial)
- Media televisi atau radio punya penikmat setia yang jumlahnya masih banyak, media ini punya ruang sendiri di hati masyarakat

### Kekurangan Outbound Marketing

- Biaya yang tidak murah
- Target pasar yang terlampau luas (iklan dikirim ke siapa saja)
- Sulitnya melacak ROI (_Return of Investment_)
- Terkesan ketinggalan jaman
- Dinilai mengganggu

Meskipun strategi ini dinilai punya banyak kekurangan, ternyata masih banyak bisnis yang tak sepenuhnya meninggalkan _outbound marketing_. Contohnya Brand Wardah yang menggunakan iklan di televisi, _billboard_, atau brosur di official storenya.

Namun, di samping itu, Wardah memang menerapkan _inbound marketing_ agar lebih dekat dengan pelanggan. Lantas, bagaimana hasil pemasaran Wardah dengan dua strategi tersebut? Kamu bisa menyimpulkannya sendiri.

Maka dari itu, kamu perlu strategi khusus untuk menerapkan _outbound marketing_ selain menggabungkannya dengan _inbound marketing_. Yuk, simak bareng-bareng!

## 4 Strategi Sukses Melakukan Outbound Marketing

### 1. Buat Audience Lebih Tertarik Melihat Iklanmu

Siapa sih yang di sini suka melihat iklan? Saat asyik menonton film di televisi, kamu tentu geram kalau tiba-tiba muncul iklan.

Namun, siapa sangka ketika iklan sebuah produk dibuat _out of the box_ membuat penonton menyimak tanpa berkedip bahkan kecanduan. Lihat saja iklan Shampo Pantene x Keanu Agl berikut!

https://youtu.be/JrOAe3GV_js 

Lihat juga penawaran kami tentang jasa pembuatan produk perawatan rambut: [Maklon Hair Care](https://adev.co.id/kategori-produk/haircare/)

Kolaborasi Pantene dengan _influencer_ Indonesia ternama itu berhasil dibanjiri ribuan komentar positif, salah satu audiens menyampaikan, “Satu-satunya iklan yang gak di-skip (dilewati), malah sengaja dicari lagi (di Youtube),” dan ini dibenarkan oleh banyak audiens yang lainnya.

Nah, tidak hanya iklan di televisi saja, kamu bisa membuat iklan cetak atau iklan di _billboard_ (baliho, reklame) menjadi semenarik mungkin.

[Marketo.com](https://www.marketo.com/articles/inbound-vs-outbound/) menyebutkan brand perlu membuat iklan yang menonjol daripada seribu iklan lainnya yang dilihat oleh masyarakat setiap hari.

Kalau kamu berhasil membuat masyarakat jatuh hati dengan iklanmu, mereka akan mudah mengingat _brand_-mu. Mereka akan mencari tahu _brand_-mu menggunakan saluran yang lainnya, misalnya di media sosial.

### 2. Ikuti Pameran Kecantikan

![Pameran Kosmetik, K-Beauty](https://img.freepik.com/free-vector/trade-exhibition-isometric-set-with-staff-visitors-exposition-equipment-promotional-handouts-isolated_1284-27641.jpg?t=st=1738225508~exp=1738229108~hmac=168fea4707e7fcb27fbfaaafe04feba81ecfe335959a3e4e40de4b87eae2df9d&w=1800)

Pameran merupakan momen perkumpulan _brand_ dan konsumen secara besar-besaran. Momen emas ini wajib kamu manfaatkan untuk mengenalkan produk atau layananmu secara langsung.

Kamu memerlukan tim penjual (_sales_) yang ahli dalam menyampaikan keunggulan produk kosmetikmu dan mampu meyakinkan calon konsumen untuk membeli produkmu.

Acara pameran juga waktu yang tepat untuk mengumpulkan data diri konsumen potensial untuk kamu hubungi lebih lanjut.

Nah, ini dia beberapa contoh pameran kecantikan yang bisa kamu hadiri:

- K-beauty Expo
- Cosmobeaute
- Indo Beauty Expo
- BeautyFest Asia
- Halal Beauty & Cosmetic Expo

### 3. Identifikasi Darimana Konsumen Potensial Berasal

![Leads, Konsumen potensial](https://img.freepik.com/free-vector/monetization-tips-increasing-conversion-rates-strategy-attracting-followers_335657-2975.jpg?t=st=1738225585~exp=1738229185~hmac=85854e5358226d0d6f0670d69971071d56bb255179f6e077b15c079f2c07f596&w=2000)

Setelah menggunakan beberapa media untuk melakukan _outbound marketing_, seperti media televisi, cetak, atau pameran, kamu perlu mengidentifikasi dari mana konsumen potensial tersebut berasal?

Apakah berasal dari promosi _Word of Mouth_ (_mulut ke mulut_)? Dari event pameran atau yang lainnya?

Dengan mengidentifikasi konsumen, kamu dapat mempelajari bagaimana menangani setiap konsumen potensial tersebut. Kamu bisa mengetahui mana konsumen potensial yang harus diprioritaskan, kemudian membangun relasi dengan cara yang tepat.

### 4. Follow up Konsumen, Jangan Sampai Lolos!

![Follow up konsumen](https://img.freepik.com/free-photo/woman-home-reading-mail_23-2148935097.jpg?t=st=1738225666~exp=1738229266~hmac=7b9203cc0230dd973668ead63a0c4467f820c3560609b5864875fe784865f68d&w=2000)

Kamu sudah memiliki daftar konsumen yang benar-benar potensial? Jangan tunggu lama, kamu harus segera melakukan _follow up_.

Kamu bisa menghubungi mereka dengan mengirimkan pesan penawaran menggunakan Whatsapp, Email, atau melakukan _cold calling_ (menghubungi langsung menggunakan telepon).

Penting bagimu untuk memiliki _sales_ yang komunikatif, menyenangkan, dan memiliki skill _problem solver_.

Selama proses _follow-up,_ jangan lupa melakukan dokumentasi, pencatatan, dan analisis hasilnya seperti yang disebutkan dalam [Majoo.id](https://majoo.id/solusi/detail/outbound-marketing-adalah), hal ini bertujuan untuk menganalisis kekeliruan dan menyusun formula yang lebih optimal dalam penawaran produk.

## Penutup

Nah, itulah beberapa strategi agar _outbound marketing_ dalam bisnis kosmetik sukses menghasilkan. Meskipun [strategi pemasaran](https://adev.co.id/blog/) ini seringkali dipandang sebelah mata, _outbound marketing_ patut kamu coba selain menerapkan _inbound marketing_.

Strategi _outbound marketing_ yang dikirim atau ditampilkan berulang-ulang dapat membangun ingatan yang kuat di benak calon konsumen, dari yang semula tak kenal sampai tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Namun ingat, lakukan _outbound marketing_ ini dengan taktik yang tepat, ya!

Jadi, gimana, tertarik menggunakan strategi ini? Atau kamu sudah mencoba _outbound marketing_ dalam bisnismu? Sudah sampai tahap mana? Yuk, komentar di bawah!

## Topics

**Categories:** [Blog](https://adev.co.id/wp-content/uploads/wp-mfa-exports/taxonomy/category/blog.md)

**Tags:** [Bisnis Kosmetik](https://adev.co.id/wp-content/uploads/wp-mfa-exports/taxonomy/post_tag/bisnis-kosmetik.md)