fbpx

Bahan Alami untuk Memutihkan Kulit

Beberapa bahan Alami untuk Memutihkan Kulit yang sering digunakan adalah tepung beras, susu, kunyit, telur dan madu.

Yuk, langsung saja simak ulasan ADEV tentang bahan kosmetik alami untuk memuntihkan kulit selengkapnya berikut ini.

Mengapa Bahan Pemutih Alami Banyak Dicari?

Obsesi mencerahkan kulit wajah di kalangan pria dan wanita sangat tinggi. Kecenderungan ini memunculkan gaya baru dalam mencerahkan kulit wajah, yakni menggunakan bahan-bahan alami. Tahukah kamu mengapa banyak orang mulai beralih ke bahan alami untuk perawatan?

Menurut riset Majalah Ilmu Kefarmasian Stikes-Kediri, penggunaan bahan alami atau bahan herbal secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan bahan modern. Hal ini disebabkan karena bahan alami memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit dari pada bahan modern. Oleh karena itu, bahan alami tergolong sebagai bahan yang ramah di kulit yang minim alergi dan iritasi.

Macam-Macam Bahan Alami untuk Memutihkan Kulit

Cara Memutihkan Badan dg Bahan Alami Secara Tradisional vs Modern

Sejak dulu nenek moyang Indonesia telah menggunakan bahan alami untuk memutihkan kulit. Bahan tersebut perlu ditumbuk atau dihaluskan secara manual baru kemudian diborehkan pada permukaan kulit. Kebiasaan ini dilakukan terus menerus (tradisi) dan diwariskan ke anak cucu sehingga disebut sebagai cara tradisional.

Beberapa bahan alami berkhasiat obat dapat ditemukan secara mudah. Terkadang rumput belukar di pinggir jalan, bunga di pekarangan atau sayur dan buah di dapur dapat diambil manfaatnya untuk kecantikan dan kesehatan kulit.

Tepung Beras

Tepung beras adalah salah satu bahan alami untuk memutihkan kulit yang telah digunakan selama berabad-abad oleh wanita Asia. Beberapa manfaat tepung beras adalah sebagai anti-aging, anti-inflamasi dan penyerap minyak yang baik. Oleh karena itu, tepung beras cocok digunakan oleh wanita dengan jenis kulit berminyak (cenderung berjerawat).

Tepung beras kaya akan kandungan PABA (Para Amino Benzoic Acid). Dilansir dari laman bollywoodshaadis.com, beras mengandung zat protektif dari paparan sinar matahari. Zat tersebut adalah asam ferulat dan allantoin.

Beras juga bermanfaat sebagai anti inflamasi sehingga mampu melindungi kulit dari sunburn dan pencoklatan kulit karena sinar matahari (sun tan). Oleh karena itu, beras bisa menjadi tabir surya alami yang baik.

Bubuk Kunyit

Kunyit umum digunakan bumbu masakan di dapur. Kunyit biasanya digunakan untuk membuat nasi kuning, soto, kuah kari atau gulai. Ciri masakan yang ada kunyit adalah berwarna kekuningan atau oranye.

Karena mengandung bahan anti-bakteri dan anti-inflamasi, kunyit bisa dimanfaatkan untuk memutihkan kulit dan mengatasi jerawat membandel di wajah. Selain itu, pigmen kurkuminoid dalam kunyit dapat membantu sintesis antioksidan. Kandungan lain pada kunyit yang dapat menutrisi kulit adalah zat besi, vitamin B6 dan magnesium.

Kunyit sering digunakan dalam formula kosmetik pemutih. Terutama untuk produk anti-aging. Cara kerjanya adalah menghambat munculnya garis-garis halus dan keriput di wajah sehingga membuat wajah selalu tampak awet muda.

Putih Telur

Telur memiliki protein tinggi di dalamnya. Dirilis dari laman Kompas.com, penelitian tentang putih telur yang dilakukan oleh Departemen Pertanian Amerika menyatakan bahwa, satu putih telur mengandung sedikitnya 4 gram protein, sedangkan kuning telur mengandung protein sekitar 2,7 gram. Dengan demikian protein tertinggi di dalam telur diperoleh dari putih telur.

Protein membantu mengurangi kerutan dan keriput yang disebabkan oleh matahari. Dikutip dari laman  draxe.com, telur mengandung asam hialuronat dan kolagen. Kedua zat tersebut dapat memperbaiki kulit rusak, melembabkan dan menjaga keelastisitasan kulit.

Selain protein, nutrisi lain yang ditemukan pada putih telur seperti vitamin B6 dan vitamin E. Vitamin B6 berperan sebagai antioksidan, sedangkan vitamin E berfungsi sebagai pelindung kulit dari efek radikal bebas.

Madu Murni

Madu biasa digunakan sebagai obat herbal dari dulu hingga sekarang. Madu mengandung anti-septik, anti-bakteri, anti-inflamasi alami yang bisa menyembuhkan luka. Anti-inflamasi ini juga meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh.

Mona Gohara, M.D., seorang profesor di Departemen Asosiasi Klinik Dermatologi Universitas Yale menyatakan dalam artikel womenshealthmag.com bahwa kandungan anti-bakteri, anti-inflamasi dan anti-septik pada madu dapat mengatasi bekas luka jerawat, mengurangi sebum, serta antioksidan memperbaiki kulit yang rusak.

Celia Shatzman menambahkan, madu mempunyai kandungan gula alami dan emolien yang tidak hanya berperan sebagai pelembab tetapi juga meningkatkan kadar air sehingga kulit terjaga dari kekeringan. Madu memiliki enzim yang berperan sebagai eksfoliator alami. Enzim ini tidak menyakiti kulit karena teksturnya yang lembut, bahkan kulit akan tampak sehat, putih dan bercahaya.

Kunyit dan Beras

Kunyit dan beras bisa dimanfaatkan sebagai bahan eksfoliasi alami. Bahan tradisional ini mampu mengangkat sel-sel kulit mati secara optimal tanpa menjadikan kulit iritasi. berikut ini adalah cara penggunaan kunyut dan beras sebagai bahan scrub.

Pertama, siapkan kunyit dan tepung beras yang sudah dihaluskan. Kemudian, peras bubuk kunyit yang telah diberi air hingga menghasilkan ekstraknya. Campurkan air kunyit dengan tepung beras hingga berbentuk pasta.

Setelah itu, oleskan scrub pada seluruh bagian tubuh. Kemudian gosok dengan gerakan melingkar selama beberapa menit. Diamkan sekitar 5 menit hingga scrub meresap ke dalam kulit. Lalu bilas menggunakan air hingga bersih.

Kulit putih, cerah dan bercahaya dalam waktu singkat bisa Anda dapatkan. Namun, tetap ingat bahwa penggunaan scrub tidak boleh terlalu sering. Cukup gunakan scrub 1 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Tips membuat scrub kunyit dan beras ini dilansir dari merdeka.com.

Mudah bukan cara membuatnya? Silahkan praktekan sendiri di rumah. Jika memiliki racikan scrub yang berbeda, Anda boleh membagikannya di komentar kami.

Beberapa bahan tersebut telah banyak digunakan manufaktur kosmetik modern sebagai salah satu komponen dalam produk krim pemutih dan pencerah wajah.

Jadi, sebelum membeli produk pemutih perhatikan dengan cermat komposisi bahan pembentuknya. Ini adalah salah indikasi produk sebagai Cara memutihkan wajah secara alami.

Kelebihan Bahan Alami

Memutihkan kulit secara alami terhitung lebih murah dan lebih aman untuk jangka waktu yang lama, walaupun Anda tentu harus telaten dalam menjalankan cara ini.

Perlu diketahui bahwa kulit yang cerah tidak bisa didapatkan secara instan. Maka dari itu, sebaiknya Anda tak mudah percaya ketika ada produk yang memberikan klaim jaminan putih dan cerah secara instan. 

Karena bisa saja produk tersebut mengandung bahan berbahaya untuk kulit Anda, seperti merkuri dan hidrokuinon. 

Padahal masih banyak kandungan pencerah kulit yang aman seperti Niacinamide, Licorice, Vitamin C, Kiribirth, dan lain-lain. 

Lalu, bagaimana cara memutihkan kulit yang aman dan tak membutuhkan jangka waktu yang panjang? Menggunakan produk kosmetik perawatan seperti skincare dan bodycare adalah solusinya!

Kelebihan menggunakan bahan alami yang diolah secara tradisional di antaranya adalah murah dan mudah ditemui. Masih ada lagi kelebihan lainnya yang diantaranya adalah sebagai berikut.

Mudah diperoleh dan harganya murah

Untuk mendapatkan bahan alami pun cukup mudah. Kita bisa menemukan tanaman berkhasiat herbal kecantikan di sekitar rumah. Bahkan ada bahan tradisional yang ditanam untuk persedian obat keluarga. Faktanya, kita bisa menemukan bahan tradisional di pekarangan rumah, di pinggir jalan bahkan di dapur sebagai bumbu masakan.

Umumnya bahan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan bahan kimia. Kita juga bisa meracik bahan alami tersebut sendiri di rumah. Berbeda dengan kosmetik dari bahan kimia yang memerlukan bahan khusus dan formulasi yang bagus. Selain itu, jika menggunakan bahan kimia, kita perlu membelinya terlebih dahulu di toko kimia terpercaya (legal).

Resep tersedia gratis

Pengolahan bahan kecantikan herbal alami tidak membutuhkan peralatan dan bahan yang sulit. Di rumah pun kita dapat membuatnya asalkan prosedurnya benar.

Saat ini, banyak blogger dan vloger yang memaparkan hasil percobaannya untuk menerapkan cara memutihkan badan dengan bahan alami. Kita pun bisa meniru apa yang mereka lakukan. Memang kita perlu modal kuota dan akses internet.

Berbeda dengan kosmetik dari kimia yang dalam pembuatannya dibutuhkan bahan-bahan yang harus memenuhi standar tertentu. Misalnya saja harus memiliki sertifikat CPKB untuk membuat kosmetik. Setelah berhasil membuat kosmetik pemutih pun, kita perlu mendapatkan notifikasi edar dari Badan POM. Itu pun memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkannya.

Lebih aman untuk kesehatan

Kosmetik dari bahan herbal alami umumnya tidak mengandung zat berbahaya. Hanya saja pada beberapa kasus orang dengan kulit sensitif muncul alergi karena adanya kandungan bahan herbal.

Marhaeni dari Dakwatuna.com mengatakan kandungan bahan kimia dalam kosmetik bila dikonsumsi terus-menerus bisa mengakibatkan efek kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya saja iritasi, saluran pernafasan, mual, muntah, sakit kepala, kerusakan hati dan ginjal bahkan sampai menyebabkan kematian.

Semoga bermanfaat.

5/5 - (23 votes)