fbpx

3 Beauty Influencer Indonesia di Dunia Industri Kosmetik

Pernahkah kamu membeli suatu produk kosmetik karena dipromosikan oleh seseorang di media sosial? Jika iya, kemungkinan besar kamu sudah terpengaruh dengan seorang beauty influencer.

Selama beberapa tahun belakangan, didukung oleh era digital yang berkembang pesat, sebutan beauty influencer di dunia kecantikan sudah tak asing lagi terdengar di telinga.

Kehadiran beauty influencer ini punya peran penting terhadap bisnis kosmetik, lho.  Banyak brand yang mendadak viral dan kehabisan stok produk akibat ulah mereka.

Mau menerapkan strategi beauty influencer ini di bisnismu? Intip juga contoh brand yang meraup banyak keuntungan dari peran influencer kecantikan tersebut!

Yuk, langsung ketahui penjelasan selengkapnya tentang satu strategi bisnis di bawah ini!

Overview

Influencer mungkin merupakan istilah yang sering kamu dengar dalam beberapa tahun belakangan, terutama bagi kamu yang familiar dengan dunia digital.

Profesi yang satu ini sering kali identik dengan gaya hidup yang atraktif, sehingga tak jarang audiens yang melihatnya pun menjadi tertarik untuk mengikutinya.

Ketertarikan audiens pada influencer ini lah yang dimanfaatkan oleh brand untuk menggunakannya dalam meningkatkan kesadaran, kepercayaan, dan nantinya berakhir pada keputusan pembelian.

Namun seiring berjalannya waktu, audiens telah semakin cerdas dan tak lagi semudah itu untuk sepenuhnya percaya pada influencer. Di tahun 2022, kesuksesan influencer dalam mempromosikan produk juga harus dibantu oleh brand itu sendiri.

Sebagai brand, kamu harus memiliki strategi tersendiri dalam mengoptimalkan profesi ini untuk memasarkan produkmu.

Nah, ADEV telah merangkum beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimalkan influencer marketing di 2022. Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Apa yang Dimaksud dengan Beauty Influencer?

Beauty Influencer

Beauty influencer adalah istilah yang berasal dari kata ‘beauty’ yang berarti cantik dan influencer’ yang berarti pengaruh.

Beauty influencer dapat diartikan sebagai orang-orang yang seringkali membahas topik kecantikan serta memiliki pengaruh yang signifikan untuk membuat orang-orang yang melihatnya menjadi ‘terpengaruh’ dan percaya.

Mereka seakan memiliki obsesi dengan semua hal tentang dunia kecantikan seperti perawatan kulit dan kosmetik, dengan senang hati mereka berbagi rahasia pada audiensnya.

Beauty influencer biasanya bersemangat membicarakan bahan-bahan aktif dalam kosmetik, berbagi video rutinitas perawatan kulit, video tutorial makeup mengulas produk skincare, dan tak jarang mereka memamerkan kondisi kulitnya.

Istilah lain yang mungkin juga sering kita dengar adalah beauty blogger, beauty vlogger, atau yang ramai baru-baru ini, yakni skinfluencer (skincare influencer). Peran mereka begitu penting dalam bisnis kecantikan.

Namun, apa sih perbedaan peran-peran tersebut? Berikut penjelasannya!

Perbedaan Beauty Blogger, Vlogger, dan Influencer

Beauty influencer

Jika ditilik, peran-peran tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni memberi informasi dan memengaruhi orang lain untuk mencoba produk atau tren kosmetik. Perbedaannya terletak pada platform atau media yang mereka gunakan.

Sebelum media sosial seperti Instagram eksis, blog atau situs website adalah tempat favorit para pengguna kosmetik mencari informasi sebuah produk atau tren kecantikan. Nah, informasi kecantikan tersebut ditulis oleh seorang beauty blogger.

Bagaimana dengan beauty vlogger? Vlog sendiri adalah singkatan dari ‘video blogging’. Media populer yang digunakan oleh vlogger di bidang kecantikan adalah YouTube.

Semakin berkembangnya zaman dan pesatnya perubahan digital, tak sedikit beauty blogger yang meninggalkan atau memperluas zonanya. Kini, mereka hadir dalam platform yang lebih relevan dan lebih besar penggunanya seperti Instagram atau TikTok.

Nah, platform itulah yang populer digunakan oleh beauty influencer.

Setelah mengetahui perbedaan peran influencer tersebut, yuk simak beauty influencer dunia yang bisa menginspirasimu!

Beauty Influencer Dunia

Beauty Vlogger

Arielle Charnas

Fashion & beauty influencer asal Amerika ini memiliki 319K pengikut pada akun Instagramnya.

Melansir Izea, satu hari setelah produk gel mask diulas (review) oleh Charnas, sebanyak lebih 500 gel mask terjual dengan total sebesar $17.000.

Bunny Meyer

Beauty influencer yang menyebut dirinya sebagai “Swamp Queen” ini memiliki subscriber sebanyak 8,6 juta dengan penonton sekitar 1,5 miliar pada kanal YouTube-nya.

Dalam kolaborasinya dengan Tarte Cosmetics, Meyer berhasil membuat koleksi makeup bertajuk Swamp Queen terjual habis dalam sekejap, bahkan gerai Sephora harus sering restock produk tersebut.

Jenn Im

Fashion designer sekaligus beauty influencer asal Korea ini telah berkolaborasi dengan merek-merek kosmetik ternama. Ia memiliki pengikut Instagram sebanyak 1,7 juta dan subscriber sebanyak lebih dari 2,3 juta.

Hasil kolaborasinya dengan Colourpop Cosmetics untuk koleksi lipstik dan eyeshadow, sukses besar! Penggemar Jenn memburu produk kosmetik yang dipromosikan oleh idolanya tersebut.

Gimana, sahabat ADEV, menarik ya? Sekarang, kita intip deretan beauty influencer Indonesia terpopuler, yuk!

Beauty Influencer Indonesia

Tasya Farasya

Siapa yang tak kenal influencer satu ini? Tasya Farasya adalah beauty influencer nomor 1 di Indonesia, ia dikenal dengan #RacunTasyaFarasya.

Melalui Instagramnya dengan pengikut sebanyak 5,4 juta, ia aktif membagikan konten ulasan (review) produk, makeup tutorial, serta penggunaan skincare.

Setiap kali mengunggah konten review produk kosmetik atau skincare, ia selalu berhasil membuatnya viral dan membuat pengikutnya ‘keracunan’ untuk membeli produk tersebut.

Jharna Bhagwani

Jharna Bhagwani merupakan influencer yang juga berprofesi sebagai MUA (makeup artist). Meskipun usianya masih belasan tahun, ia memiliki kemampuan menata rias di atas rata-rata.

Perempuan blasteran Indonesia-India ini memiliki pengikut Instagram sebanyak 3,3 juta. Ia selalu membagikan video tutorial makeup secara totalitas, tak heran banyak senang dengan konten-konten yang dibuatnya.

Jharna Bhagwani sering mendapatkan tawaran endorsement, bahkan ia juga menjadi brand ambassador.

Nanda Arsyinta

Beauty vlogger dengan subscriber YouTube sebanyak 1,5 juta ini kerap membagikan tutorial makeup, perawatan rambut, dan aktivitas sehari-harinya.

Wanita berparas cantik ini juga memiliki Instagram dengan pengikut sebanyak 2,5 juta, kalau kamu main ke Instagramnya, kamu akan melihat konten-konten tersusun rapi penuh estetika.

Nanda telah berkolaborasi dengan banyak brand kosmetik atau skincare. Yap, ia memang banyak mendapatkan tawaran endorsement.

Selain tiga beauty influencer tersebut, ada tujuh nama lainnya yang juga populer seperti yang telah dirangkum oleh Databoks. Kira-kira, kamu tertarik mengajak mereka berkolaborasi untuk promosi kosmetikmu?

Sebelum itu, kamu perlu tahu bagaimana cara mereka membantu brand-mu!

Peran Beauty Influencer untuk Promosi Kosmetik

Membuat Ulasan Produk

Didukung dengan peningkatan belanja online, konsumen cenderung mencari review (ulasan) produk kosmetik terlebih dahulu. Review produk juga terbukti sebagai faktor pertimbangan konsumen sebelum membeli.

Sebuah survei yang dilakukan Podium mengungkap bahwa 93% pembeli menganggap ulasan berpengaruh saat membeli secara online. Semakin bagus review yang didapatkan, maka semakin tertarik pula orang-orang untuk mencobanya.

Jika review disampaikan oleh konsumen lainnya saja punya pengaruh yang cukup besar, bagaimana jika yang mengulas adalah seorang beauty influencer? Tentu akan menambah rasa ketertarikan konsumen, bukan?

Membuat Tutorial Makeup

Selain membuat konten berisi ulasan produk, beauty influencer identik dengan tutorial makeup. Kegiatan ini selalu berhasil menarik perhatian audiens.

Hal yang membuat tutorial makeup menarik, selain karena audiens tak sabar menunggu hasil akhirnya. Audiens dibawa hanyut dengan cara influencer yang menata rias sambil bercerita.

Yup, sekarang banyak kita temui beauty influencer yang menerapkan story telling ketika menata rias wajahnya dengan kosmetik, di samping mereka menjelaskan produk kosmetik yang digunakannya.

Membuat Beauty Hacks

Beauty hacks atau beauty tricks adalah kiat dilakukan dengan cara memanfaatkan produk kecantikan sebagai jalan pintas agar lebih praktis.

Misalnya, beauty influencer memberi tahu bahwa lipstik bisa juga digunakan untuk riasan di bawah mata untuk menyamarkan lingkaran hitam.

Beauty hacks merupakan salah satu konten favorit audiens, lho. Namun, seorang beauty influencer perlu memastikan trik atau hacks yang dibagikannya ini tidak berbahaya.

Nah, sebagai brand kosmetik, kamu bisa membuat produk kosmetik multifungsi yang memang terjamin keamanan dan manfaatnya.

Selanjutnya, lakukan kolaborasi dengan beauty influencer. Trik kecantikan yang berkembang tersebut kini telah benar-benar terwujud melalui produk multifungsi merekmu.

Pentingnya Beauty Influencer dalam Bisnis Kosmetik

Seseorang yang berpengalaman tak melulu berlatar belakang dari dunia medis, lho. Beauty influencer yang memiliki pengalaman dalam menggunakan suatu produk juga tentu bisa membagikan hal yang dirasakannya kepada audiens.

Influencer adalah sumber utama bagi konsumen yang mencari informasi tentang produk kecantikan sebelum membelinya. Mereka bisa jadi pintu utama yang mendatangkan keuntungan dalam bisnis kosmetik kamu.

Beauty influencer, bagaimanapun, memiliki otoritas yang lebih tinggi pada topik dermocosmetics, karena mereka biasanya merupakan kombinasi dari dermatologis, estheticians, dan penggemar skincare.

Berbagi konten yang mempromosikan produk secara jujur dari banyak merek di berbagai segmentasi harga, faktanya menciptakan rasa percaya pada audiens.

Dengan begitu, audiens akan mencari tahu merek kosmetik tersebut tanpa adanya paksaan. Sampai akhirnya, audiens berubah menjadi pelanggan.

Contoh Kosmetik yang Menjadi Branded karena Beauty Influencer

Beberapa waktu lalu, ‘Racun Tasya Farasya’ kembali meramaikan dunia kecantikan. Produk hair mask asal Thailand, yakni Lae Sa Luay, mendadak viral dan laris manis di marketplace.

Ulahnya membuat produk hair mask ini menduduki peringkat pertama dalam Top Brand Hair Mask Terlaris 2022 sesuai dengan laporan Compas.co.id.

Setelah di-review oleh Tasya Farasya, produk hair mask tersebut memiliki jumlah sales volume sebesar 20,2%. Wah, ini sih racun yang berujung cuan!

Baca juga laman kami tentang: Maklon Hair Mask.

Dari contoh tersebut dapat membuktikan pentingnya beauty influencer dalam bisnis kosmetik. Kini waktunya brand kamu melibatkan mereka agar produkmu viral dan laris manis di pasar!

Tips Optimalkan Beauty Influencer untuk Bisnis Kosmetik

Beauty Influencer, skinfluencer

Baru populer dalam beberapa tahun belakangan, teknik pemasaran menggunakan influencer masih sedikit diragukan.

Terkadang muncul pertanyaan seperti seberapa kuat persuasif mereka? Bisakah mereka benar-benar mempengaruhi audiens target? Dan apakah pengaruh mereka benar-benar menghasilkan lebih banyak penjualan untuk brand-mu?

Menurut laporan Ogilvy tentang Influencer Trends 2022, influencer ternyata dapat memberikan manfaat yang baik bagi brandmu, lho.

Maka dari itu, di tahun 2022, pertanyaanmu seharusnya bukan lagi tentang “apakah saya harus bermitra dengan influencer?” 

Tetapi saat ini kamu harus bertanya bagaimana cara mendapatkan hasil maksimal dari influencer marketing pada tahun 2022. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu terapkan! 

Tetapkan Tujuanmu

Ketika ingin berkolaborasi dengan influencer kecantikan, kamu harus tahu apa tujuanmu.

Ketika kamu ingin memperkenalkan produk kosmetik yang baru dirilis, kamu bisa memintanya membuat tutorial yang menunjukkan cara penggunaan produk tersebut kepada audiens.

Atau, kamu juga bisa meminta beauty influencer mengulas item, fitur, atau manfaat yang akan audiens rasakan ketika memakai produk kosmetik tersebut.

Selanjutnya, mengutip Izea, kamu bisa menggunakan pengaruh sosial seorang influencer untuk membuat lini produk baru. Produk tersebut memiliki nama dari influencer di dalamnya, ini akan menarik perhatian penggemar mereka yang jumlahnya jutaan.

Kamu bisa mempromosikannya sebagai edisi terbatas. Dengan meluncurkan produk seperti ini, tentu akan menguntungkan dua pihak. Brand kamu dan nama beauty influencer akan semakin dikenal.

Pilih Influencer yang Sesuai dengan Citra Brand-mu

influencer

Sebelum memilih seseorang yang sesuai, pastikan produkmu telah memiliki citra dan tujuan yang positif terlebih dahulu. Di tahun 2022, salah satu citra yang bisa kamu gunakan adalah eco-friendly dan sustainability

Karena menurut survei ZAP Beauty dan Markplus Inc pada tahun 2021, sebagian besar wanita Indonesia dari berbagai generasi memilih produk kecantikan dengan label eco-friendly.

Setelah branding yang positif sudah berjalan, kamu tentu akan lebih mudah menentukan influencer mana yang akan digunakan untuk pemasaran produk kosmetikmu. Pilihlah mereka yang juga peduli dengan isu yang sama, bukan malah sebaliknya.

Agar mereka melakukan ini dengan baik, kamu perlu mengedukasi mereka tentang pesan dan perjalanan brand-mu.

Berikan pengarahan berbentuk dialog dua arah yang mirip dengan diskusi terbuka dengan influencer. Dengan demikian, ketika mereka ditanya pertanyaan sulit, mereka sudah dipersiapkan dengan tanggapan yang tepat!

Memilih orang yang sesuai dengan citra brand-mu juga akan memberikan manfaat karena pesan yang disampaikan akan lebih meyakinkan audiens sebab terlihat jujur dan nyata.

Selain itu, ketika sudah memilih dengan tepat, maka apa pun pesan yang ingin disampaikan brand-mu akan beresonansi lebih otentik melalui mereka yang sudah berkomitmen untuk tujuan positif yang sama.

Pilih Influencer Yang Engagment dengan Followernya Kuat

Pastikan influencer memiliki keterkaitan kuat dengan follower dan selaras dengan nilai brand produk kamu. Misalnya, influencer tersebut memiliki ketertarikan dengan produk natural, minimalis, dan ramah lingkungan. Pastikan brand kosmetik kamu juga memiliki nilai yang sama.

Karena ketika kamu memilih influencer yang tidak sesuai, kemungkinan besar pesan promosi yang dibangun tidak akan tersampaikan kepada target konsumen yang diinginkan.

Sebagai pebisnis kosmetik, kamu bisa menggunakan strategi promosi bersama beauty influencer dengan pendekatan yang tepat. Kamu perlu mengoptimalkan influencer dalam kapasitasnya.

Pastikan Produk Kosmetik Berkualitas

Beauty influencer tak sekadar melakukan promosi, tetapi mereka mencoba sample produk kosmetik terlebih dahulu.

Terlebih lagi, seorang yang berperan sebagai influencer memiliki tanggung jawab yang besar, mereka harus memastikan produk yang nanti dipromosikan adalah produk yang terjamin kualitasnya.

Influencer Inklusif akan Ciptakan Hasil yang Lebih Baik

Ketika berselancar di media sosial, kamu mungkin sering kali melihat paras para influencer rupawan yang didukung dengan gaya hidup nan mempesona?

Sosok influencer yang glamor tersebut tak dipungkiri menarik banyak orang untuk mengikutinya. Namun sayangnya, gaya hidup mereka kini mulai dianggap kurang relevan dan terlihat ‘terlalu bagus untuk menjadi kenyataan’.

Akibatnya, pesan yang disampaikan menjadi tidak terhubung dengan target audiens yang lebih luas. Lalu, influencer seperti apa yang bisa membawa dampak yang positif di 2022?

Masih dalam laporan yang sama, Ogilvy menyebutkan bahwa influencer yang inklusif akan menciptakan hasil yang lebih baik.

Apa itu influencer yang inklusif?

Influencer yang inklusif adalah influencer yang memposisikan dirinya ke dalam posisi yang sama dengan orang lain.

Influencer yang inklusif juga biasanya menghadapi masalah yang sama seperti banyak orang, dalam hal kecantikan misalnya memiliki masalah kulit berjerawat atau ingin mencerahkan kulit yang tampak kusam.

Dengan melibatkan influencer yang inklusif, brand-mu berpotensi untuk mendobrak stigma yang ada, menggugah emosi audiens, hingga menciptakan citra yang positif!

Salah satu brand yang sukses melibatkan influencer yang inklusif baru-baru ini adalah Pantene.

Alih-alih berkolaborasi dengan bintang iklan yang elegan dan memiliki rambut berkilau, Pantene menghebohkan khalayak karena berkolaborasi dengan Keanu Agl, seorang selebgram yang hobi marah-marah dengan pembawaan yang jenaka.

Pantene berkolaborasi dengan Keanu dalam campaign #RambutCapek dengan produknya Pantene Miracles Supplement. Tak disangka, video campaign ini berhasil menembus 1 juta penonton dalam satu hari, lho!

Tak hanya heboh di media sosial, penjualan Pantene Miracles Supplement pun turut melonjak setelah campaign tersebut tayang.

Secara langsung hal ini menunjukan bahwa konsep yang unik, out of the box, dan ‘merakyat’ dapat lebih diterima oleh audiens.

Hal tersebut juga didukung dengan laporan Ogilvy yang menyebutkan 38% konsumen lebih cenderung mempercayai merek yang menampilkan beragam orang dalam iklan mereka.

Pilih Influencer dengan follower fanatik

influencer

Profesi influencer acap kali dikaitkan dengan jumlah followers yang mereka miliki karena dianggap dapat mempengaruhi lebih banyak audiens.

Namun di 2022, laporan Ogilvy mengatakan bahwa jumlah followers kini tak lagi menjadi faktor yang terlalu penting. Karena siapa pun yang menyukai brand-mu dapat menjadi seorang influencer.

Langkah pertama adalah menunjukkan respon yang baik kepada mereka. Karena mereka dapat memberikan promosi dari mulut ke mulut yang otentik di media sosial maupun di kehidupan sehari-hari.

Hindari mengabaikan seseorang karena mereka memiliki terlalu sedikit followers, ya! Carilah otentisitas terlebih dahulu, persoalan angka followers dapat didiskusikan kemudian.

Nah, itu lah beberapa tips sesuai dengan tren influencer di tahun 2022 yang bisa kamu terapkan untuk strategi bisnismu tahun ini. Merangkum seluruh tips di atas, satu ungkapan yang bisa kamu catat dan ingat adalah:

“Remember, authentic & organic always wins.”

Ingin buat produk kosmetik yang aman dan berkualitas? Konsultasikan saja bersama ADEV!

Saatnya Kerjasama dengan Perusahaan maklon

influencer

Jasa maklon kosmetik ADEV bisa membantu kamu dalam memproduksi kosmetik yang berkualitas, dengan biaya maklon dan syarat maklon yang memudahkan.

Produk kosmetik yang diproduksi di ADEV dibuat di pabrik yang telah memiliki sertifikat CPKB, selalu dipastikan menggunakan bahan-bahan yang aman untuk kulit, dan telah lolos uji laboratorium.

Jadi, produk kosmetik kamu pun aman untuk dipromosikan dengan berbagai strategi, termasuk promosi dengan menggunakan jasa influencer.

Nah, itu lah penjelasan mengenai beauty influencer  yang bisa menjadi strategi promosi untuk mengembangkan bisnis kamu. Semoga bermanfaat, sahabat ADEV!

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *