fbpx

5 Bahan Anti Aging Terbaik untuk Bisnis Skincare

Kosmetik dengan bahan  anti aging telah dipercaya sebagai produk perawatan kulit yang tepat untuk mencegah dan melawan penuaan dini. 

Produk ini memiliki prospek yang cerah, hal ini didukung dengan data bahwa populasi wanita di Indonesia dengan rentang usia 25-55 tahun mencapai >30% dari total populasi yang ada (Badan Statistik Indonesia). Persentase ini belum ditambah dengan rentang usia 20-25 tahun atau yang lebih dari 55 tahun.

Melihat data tersebut, kamu bisa lho ikut mengambil peluang untuk meraih keuntungan. Kamu bisa membuat produk anti aging dari brand kamu sendiri.

Namun sebelumnya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu bahan aktif hingga segmentasi market yang tepat agar konsep produk anti aging kamu semakin kuat!

Hari ini Selasa, 6 Desember 2022 ADEV akan mengulasnya buat kamu.

Apa itu Bahan Anti Aging?

Bahan anti aging adalah bahan aktif dalam kosmetik yang digunakan untuk memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan pada kulit wajah. 

Beberapa tanda-tanda penuaan kulit yang akan diatasi dengan bahan-bahan anti aging di antaranya:

  1. Garis-garis halus
  2. Kerutan
  3. Bintik-bintik hitam
  4. Lingkaran hitam di area mata
  5. Kulit yang mulai mengendur

Bahan Aktif Anti Aging 

Secara garis besar, produk anti aging bermanfaat untuk menghambat proses penuaan kulit, mengurangi keriput, menjaga kekencangan wajah, dan tentu saja membuat wajah kamu tetap awet muda.

Namun, kamu perlu mengetahui bahan-bahan aktif yang biasanya terkandung dalam produk anti aging berikut dengan manfaatnya.

Collagen

Bahan Collagen
Ilustrasi Collagen, Sumber: myloview.com

Kolagen dalam tubuh berhubungan langsung dengan tanda-tanda penuaan kulit. 

Kolagen merupakan protein yang memiliki fungsi utama dalam berbagai jaringan ikat pada tubuh, terutama dalam tulang, tendon, sendi, dan kulit.

Bahan ini berperan dalam menjaga kulit agar tidak kendur, membuat kulit terlihat lebih padat, dan terhindar dari tanda-tanda penuaan lainnya. Seiring bertambahnya usia seseorang, produksi kolagen semakin berkurang, terlebih lagi pada wanita.

Oleh karena itu, kolagen semakin banyak digunakan dalam produk-produk skincare.

Retinol

Bakuchiol - Retinol
Ilustrasi Bakuchiol, Sumber : Mia Glansie

Retinoid merupakan molekul turunan Vitamin A yang bekerja lebih dalam pada kolagen untuk membantu remodeling kolagen, meningkatkan pergantian sel kulit, dan memperbaiki perubahan warna.

Bahan ini paling direkomendasikan untuk mengurangi garis-garis halus dan kerutan, bahkan dapat mencegah timbulnya jerawat. Di lain sisi, penggunaan retinol pada kulit sensitif dapat menyebabkan iritasi.

Namun, kunci penggunaan retinol terdapat pada formulasi. Daripada mencari retinol yang memiliki persentase yang tinggi, lebih baik menemukan retinol yang mengandung antioksidan.

Melansir dr. Dennis Gross, terdapat bahan alami anti aging yang bisa dijadikan alternatif penggunaan retinol, yakni Bakuchiol. Bahan alami ini memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. 

Bakuchiol dapat membantu merevitalisasi kulit, merangsang pergantian sel, dan meningkatkan produksi kolagen. Selain itu, bahan ini dapat mencegah hilangnya kelembapan kulit dan mencegah potensi iritasi.

Vitamin C

Bahan Vitamin C
Ilustrasi Vitamin C, Sumber : Cottonbro dari Pexels

Selain Bakuchiol, vitamin C merupakan antioksidan kuat yang telah terbukti bekerja dengan baik dengan sunscreen melindungi kulit dari UV, serta melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. 

Bahan ini juga membantu memproduksi kolagen dan membantu sel-sel kulit superfisial dalam mengatasi hiperpigmentasi. Supaya formula vitamin C lebih kuat, kamu perlu menemukan vitamin C yang diformulasikan dengan asam ferulat.

Peran asam ferulat adalah menetralkan radikal bebas yang menggerogoti produksi kolagen kita. Dengan demikian, formulasi dari kedua bahan tersebut dapat menjaga produksi kolagen dan mempertahankan penampilan kita yang lebih muda.

Hyaluronic Acid

Bahan Hyaluronic-Acid
Ilustrasi Hyaluronic Acid, Sumber : Cellnoc

Asam hialuronat merupakan bahan humektan (pelembab) yang paling umum, bahan ini memiliki kekuatan untuk menarik molekul air ke dalam kulit dan memperbaiki kulit kering.

Seorang Profesor Dermatologi, Jenny Hu, dalam artikel SELF menjelaskan bahwa senyawa ini ditemukan secara alami pada kulit sehingga penggunaannya tidak menyebabkan iritasi atau alergi.

Bahan aktif ini menjadi penting dalam produk anti aging karena ketika kulit wajah terhidrasi dan lembap akan membuatnya lebih padat dan sehat. 

Niacinamide

Bahan Niacinamide
Ilustrasi Niacinamide, Sumber : Depositophotos.com

Bahan skincare yang semakin populer adalah vitamin B3 (niacinamide). Bahan ini membantu menenangkan kulit yang meradang. 

Selain itu, niacinamide berperan dalam memerangi kerusakan akibat radikal bebas, mencerahkan bintik hitam, membantu menyamarkan pori-pori, dan mengatasi jerawat. 

Kabar baiknya, bahan ini umumnya dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.

Jenis kosmetik dengan kandungan anti aging

Krim

Krim
Ilustrasi Krim

Produk anti penuaan umumnya adalah krim dengan tekstur yang lembut. Krim sendiri memiliki konsentrasi lemak lebih tinggi dan konsentrasi air lebih rendah. Fungsi utama jenis krim ini adalah menghidrasi kulit.

Biasanya, produk anti aging terdapat dalam dua tipe, yakni krim siang (day cream) dan krim malam (night cream). Masing-masing bekerja sesuai dengan perannya, krim siang bekerja melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sementara krim malam membantu merawat kulit ketika kulit beregenerasi dan beristirahat di malam hari.

Salah satu contoh krim anti aging yang cukup populer adalah Wardah Renew You Anti Aging.

Produk anti aging ini memiliki kandungan SPF 30 PA+++ yang dapat membantu melindungi wajah dari paparan sinar UV A dan UV B.

Selain itu, Wardah Renew You Anti Aging juga dilengkapi dengan Advanced RecoverAge System yang dapat melawan berbagai tanda penuaan dini, Advanced Moisturizing Complex untuk melembapkan, peptida untuk menstimulasi pembentukan kolagen, serta Vitamin E dan Resveratrol yang berperan sebagai antioksidan alami.

Buat kamu yang bisnis kosmetik skincare dan tertarik ingin membuat krim anti aging seperti Wardah, ADEV bisa bantu kamu merealisasikannya.

Terkait formulasi produk, harga dan biaya jasa pembuatan krim berbahan anti aging, silakan hubungi tim kami. Sebelum itu, baca terlebih dahulu penjelasan kami tentang maklon cream wajah.

Serum

Serum
Ilustrasi Serum, Sumber: Jill Burrow dari Pexels

Berbeda dengan krim, serum memiliki formulasi dasar cair dengan tekstur yang jauh lebih ringan dan lembut. Jika krim fungsinya menghidrasi, serum berfungsi menutrisi kulit. Bahkan, jenis anti aging ini dapat menutrisi kulit hingga lapisan paling dalam.

Sifatnya yang lebih didominasi air dan tidak mengandung bahan pelembap oklusif (minyak), membuatnya dapat dengan cepat menyerap ke dalam kulit.

Salah satu produk anti penuaan dari brand adalah Y.O.U Golden Age Refining Serum. Produk ini mengandung ekstrak buah delima dan asam hialuronat yang dapat membantu merawat kulit dengan menjaga kelembapan kulit, menyamarkan garis halus dan kerutan.

Sudah terbayang serum anti aging dengan bahan apa yang cocok untuk brand kamu? Supaya semakin matang konsep produkmu, kamu bisa membaca terlebih dahulu maklon serum wajah.

Sheet Mask

Sheet Mask
Ilustrasi Sheet Mask, Sumber: Anna Shevts dari Pexels

Tak hanya krim dan serum, produk anti aging juga diproduksi dalam bentuk masker lembaran (sheet mask). 

Sheet mask merupakan produk skincare berupa lembaran yang terbuat dari serat yang telah diformulasikan dengan serum. Produk anti penuaan jenis ini memiliki kandungan air yang memberikan kesan yang dingin ketika diaplikasikan pada wajah.

Avoskin Retinol Sheet Mask merupakan salah satu contoh sheet mask anti aging. Kandungannya terdiri dari retinol, peptida, vitamin E, ekstrak green tea, dan raspberry. Produk ini dapat menjaga elastisitas kulit wajah, memicu produksi kolagen, mengurangi wrinkle, dan membuat wajah tampak lebih cerah. 

Sheet Mask dari brand kamu sendiri sepertinya sudah ditunggu-tunggu oleh konsumen, mari sama-sama kita wujudkan. Sebelumnya, tambah wawasanmu tentang masker lembaran dengan membaca maklon masker yuk!

Bocoran Ide Bisnis Kosmetik berbahan Anti aging

Belakangan ini semakin banyak yang kembali beralih pada bahan atau tanaman herbal untuk mengatasi masalah kesehatan. Alasannya beragam, mulai dari rekomendasi generasi sebelumnya (orang tua) yang telah berpengalaman, khasiatnya yang memang telah teruji, hingga minimnya efek samping yang dihasilkan.

Tak hanya digunakan dalam bidang farmasi, kini bahan herbal dalam produk kosmetik semakin dilirik. Terlebih lagi adanya program back to nature, masyarakat semakin sadar pentingnya menggunakan bahan-bahan yang berasal dari alam.

Kosmetik Herbal ala Korea dan Jepang

Kosmetik ala Jepang dan Korea
Ilustrasi Kosmetik Jepang, Sumber: Karolina Grabowska dari Pexels

Kamu bisa mencontoh negara Jepang dan Korea, keduanya telah lama mengembangkan bahan alam untuk produk kecantikan. Tak main-main, bahan herbal yang digunakan cukup signifikan dalam membuat produk kosmetik semakin premium dan berharga mahal.

Produk-produk kosmetik berbahan herbal memang cenderung mahal di pasaran, tetapi tetap berhasil menjadi produk incaran. Mengapa begitu ya? Jawabannya karena konsumen membeli ‘kepercayaan’ akan bahan herbal yang telah teruji untuk keamanan dan kesehatan kulit mereka.

Bahan-bahan herbal yang memiliki manfaat sebagai anti aging di antaranya kunyit, rosemary, kayu manis, ginseng, buah delima, dan masih banyak lagi. Bahan-bahan tersebut memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi.

Beberapa brand ternama sudah mulai menambahkan ekstrak bahan herbal atau alami dalam produk anti aging mereka dan diformulasikan dengan bahan-bahan aktif anti penuaan. Kamu mau turut serta menciptakan produk anti aging berbahan herbal?

Mix and Match Serum ala Wardah

Untukmu yang ingin memulai bisnis skincare dengan brand sendiri, kamu bisa lho memulainya dengan memilih jenisnya terlebih dahulu. Apakah krim, serum, atau sheet mask yang berbahan anti aging?

Misalnya, sebagai langkah awal kamu bisa membuat single product anti penuaan dengan jenis serum karena produk ini dapat menyerap lebih cepat ke dalam wajah dan isu-isu penuaan dini dapat segera teratasi. 

Salah satu brand kosmetik nasional yang meluncurkan produk serum adalah Wardah. Tak tanggung-tanggung, Wardah mengklaim dirinya sebagai Serum Expert. Beberapa jenis serum Wardah di antaranya Renew You Anti Aging Serum, Hydra Rose Serum, Lightening Serum, Acnederm Serum, dan Crystal Secret Serum.

Tak hanya single product, kamu juga bisa membuat paket bundle untuk produk anti agingbrand kamu sendiri. 

Paket kosmetik lengkap ala Pond’s

Pond’s Age Miracle bisa menjadi inspirasimu. Pond’s membuat paket anti aging yang terdiri dari serum, night cream, day cream, eye cream, eye serum mask, hingga facial cleanser.

Produk skincare dalam paket bundle seperti ini dapat meningkatkan penjualan, konsumen akan semakin tertarik dengan paket yang lengkap dengan harga yang lebih ekonomis.

Nah, supaya semakin dilirik konsumen, kamu bisa membuat formulasi khusus dalam produkmu. Misalnya, kamu mulai menerapkan program back to nature dalam produk anti aging tersebut, menambahkan ekstrak kayu manis atau rosemary dalam komposisi.

Bagaimana Sahabat ADEV? Atau mungkin kamu punya ide menarik lainnya?

Supaya semakin menambah semangatmu dalam memulai bisnis skincare anti aging, kamu perlu mengetahui potensi pasar dan segmentasi pasar yang tepat agar penjualanmu semakin kuat!

Potensi Pasar Kosmetik Anti Aging

Infografis-Potensi-Pasar-Anti-Aging

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh IMARC Group, permintaan produk anti aging diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya. Faktor utama yang mendorong hal ini terjadi adalah semakin meningkatnya kesadaran konsumen (usia muda dan tua) akan pentingnya penampilan fisik.

Pada tahun 2020, pasar anti aging global mencapai US$ 58,5 miliar dan pada tahun 2026 mendatang diprediksi nilainya mencapai US$ 88,30 miliar.  Sejumlah brand global telah menjadi pemain kunci dalam persaingan pasar anti aging, salah satunya L’Oreal.

Sebelum sampai pada level global, produk anti aging dari brand-mu sendiri sebaiknya segera hadir di pasar lokal. Nah, ini waktunya untuk mengenali segmentasi pasar yang tepat sasar!

Mengenal Segmen Market Kosmetik Berbahan Anti Aging

Sebelum masuk pada bahasan segmentasi market produk anti aging. Kamu perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa proses penuaan kulit dimulai ketika seseorang memasuki usia 20 tahun. 

Tanda-tanda penuaan kulit membang belum tampak secara nyata, namun perlahan tapi pasti, kandungan kolagen pada kulit terus berkurang. Selain itu penuaan dini atau penuaan kulit didukung oleh beberapa faktor, baik intrinsik (genetik) atau ekstrinsik (pola makan, gaya hidup, paparan sinar matahari, dsb). Bukan tidak mungkin seorang yang berusia 20 tahun tampak seperti 30 tahun.

Jadi, produk anti aging bisa untuk usia 20 tahun? Daripada menduga-duga, langsung simak penjelasannya, ya!

Usia 

The Dermatology Group mengatakan bahwa produk anti aging sebenarnya dapat digunakan sejak usia 20 tahun sebagai langkah preventif. Akan tetapi, seorang dermatologis dari Delhi, dr. Priyanka Tyagi, merekomendasikan penggunaannya dimulai sejak usia 25 tahun.

Selanjutnya, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh IMARC Group, pasar produk anti aging tersegmentasi menjadi tiga bagian, yakni:

  • Usia 25 s.d. 35 tahun
  • Usia 35 s.d. 55 tahun
  • Usia lebih dari 55 tahun

Data tersebut juga menyatakan bahwa saat ini pasar dengan rentang usia 35 s.d. 55 tahun memimpin pasar anti aging global, menguasai lebih dari setengah total pasar global.

Menyimpulkan dari beberapa ulasan di atas, kamu bisa menargetkan audiens dengan usia ≥ 25 tahun atau langsung mengacu pada usia yang memimpin pasar anti penuaan global.

Gender atau Jenis Kelamin

Kamu mungkin sering mendengar, pada usia yang sama, wanita memiliki wajah yang tampak lebih tua dari pria. Hal tersebut dibenarkan oleh para ahli kecantikan, salah satunya adalah dr. Ariana Suryadewi, beliau juga pakar dalam bidang anti aging.

Jurnal Dermato-Endocrinology menjelaskan bahwa kulit wajah pria lebih tebal dibandingkan wanita. Perbedaan ketebalannya berkisar 20-25%. 

Selain itu, melansir Dermalogica, tanpa memandang usia, pria memiliki jumlah kepadatan kolagen yang lebih tinggi daripada wanita. 

Pengaruhnya apa? Kolagen yang berhubungan langsung dengan tanda-tanda penuaan kulit menyebabkan wanita tampak lebih tua 15 tahun dari pria (pada usia yang sama). Kolagen juga membuat kulit wajah lebih kencang.

Bagian menariknya, kolagen pada wanita akan berkurang setiap harinya sebagian besar setelah menopause. Sementara pria, kolagen berkurang secara konstan setiap tahunnya (Dermatology Associates).

Berdasarkan penjelasan di atas, sebagai pebisnis pemula kamu akan menargetkan pria atau wanita? Ya, kemungkinan besar adalah wanita. 

Geografi 

Selain faktor intrinsik seperti genetik dan hormon, penuaan dini sangat dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti paparan sinar matahari, polusi udara, dan gaya hidup yang cenderung kurang sehat.

Dengan demikian, kamu bisa memilih kota-kota metropolitan di Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Makasar, dan lainnya untuk dijadikan pertimbangan segmentasi geografi. 

Kota-kota besar tersebut cenderung berpengaruh pada pola hidup dan penghasilan penduduknya.

Gambaran Pangsa Pasar Anti Aging di Indonesia

Infografis Populasi Wanita Indonesia

Wanita merupakan segmentasi pasar utama produk anti aging. Melansir Badan Pusat Statistik, persentase populasi wanita di Indonesia sebesar 49% dan 38,09% dari populasi tersebut adalah wanita berusia 25 s.d. 55 tahun.

Berdasarkan data tersebut, produk skincare anti penuaan ini memiliki prospek yang cerah. Kamu bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan cara membuat produk dengan brand sendiri. 

Nah, itu lah informasi seputar penuaan dini dan anti aging. Penuaan dini menjadi salah satu permasalahan kulit yang dihindari para wanita. Berangkat dari hal tersebut, kamu bisa hadir memberikan solusi melalui produk anti aging brand kamu sendiri.

Bagi kamu yang tertarik membuat produk anti aging, ADEV dapat membantu mewujudkannya, lho. Kamu dapat konsultasi terlebih dahulu jenis produk anti aging seperti apa yang hendak dibuat.

Kamu juga bisa memilih bahan aktif terbaik tanpa perlu khawatir perihal formulasinya, ADEV yang akan membantumu merumuskannya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, hubungi ADEV!

5/5 - (4 votes)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *