fbpx

Contoh Business Model Canvas di Bisnis Kosmetik +Template

Kamu kesulitan membuat perencanaan bisnis kosmetik? Coba pakai tool business model canvas aja!

Peluang bisnis kosmetik semakin menjanjikan di tahun 2022. Pasar kecantikan dan produk perawatan diri terus mengalami pertumbuhan. Maka tak bisa dipungkiri, jika semakin banyak orang tertarik memulai bisnis kosmetik.

Sayangnya, perencanaan bisnis yang kurang matang acap kali dialami pemula. Misalnya saja tidak fokus dan eksekusi yang mentah. Akibatnya, bisnis pun gagal.

Nah, untuk membuat rencana bisnis yang baik maka kamu bisa pakai alat bernama bisnis model canvas. Business model canvas (BMC) bisa memudahkan para pebisnis untuk merencanakan bisnis kosmetik secara praktis.

Ingin mewujudkan bisnis kosmetik brand sendiri dan sukses mendatangkan banyak keuntungan? Yuk baca konten tentang business model canvas hingga tuntas.

Di sini, kamu tak hanya mendapatkan informasi dasar tentang apa itu bisnis model canvas, kamu juga akan mengetahui apa gunanya membuat bisnis model canvas, 9 elemen yang harus ada dalam bisnis model canvas, contoh bisnis model canvas di industri kosmetik, hingga download template bisnis model canvas secara GRATIS! 

Langsung saja, simak artikel ini hingga tuntas ya!

Apa itu Business Model Canvas?

Melansir Sheda, business model canvas atau bisnis model canvas adalah alat strategi manajemen yang digunakan untuk menjelaskan, menggambarkan dan mengomunikasikan ide atau konsep bisnis sehingga lebih mudah dan lebih cepat dipahami investor atau pihak yang terkait bisnis.

Dalam bisnis kosmetik, BMC merupakan alat praktis untuk menjelaskan ide bisnis kosmetik hanya dengan satu halaman (canvas) berisi elemen-elemen penting yang koheren (saling berkaitan) dalam bisnis.

Siapa Pencetus Bisnis Model Canvas?

Tools bernama business model canvas ditemukan oleh Alex Osterwalder dari Swiss yang lahir pada tahun 1974. Dia membuat 9 blok dalam sebuah kanvas. Blok tersebut menunjukkan hubungan logis tentang bagaimana sebuah perusahaan men-deliver value dan mencapai profit.

Kesembilan blok tersebut mencakup 3 area utama dalam sebuah bisnis, yaitu:

  • desirability
  • viability
  • feasibility

Selanjutnya kita pelajari manfaat dan kegunaan business model canvas. Atau, kamu bisa juga menonton tayangan video tentang pembuat bisnis model canvas berikut.

Apa Gunanya Membuat Bisnis Model Canvas?

Bagi sebagain orang mungkin bertanya, apa keuntungan buat perusahaan apabila menerapkan bisnis model canvas. Padahal, Business model canvas (BMC) memiliki banyak manfaat bagi pelaku bisnis dalam merencanakan dan mengambil keputusan lanjutan.

Setidaknya, 6 manfaat ini akan kamu rasakan saat menggunakan business model canvas.

  • Memudahkan pebisnis dalam membuat gambaran ide atau konsep bisnis kosmetik
  • Memungkinkan pebisnis lebih mengenal dan memahami bisnis yang akan dijalankannya
  • Membantu pebisnis lebih dalam menemukan permasalahan konsumen dan menemukan solusi yang tepat
  • Meningkatkan efisiensi proses perencanaan usaha atau bisnis karena elemen-elemen yang ada dalam BMC membuat pebisnis lebih fokus dan terarah
  • Business model canvas dapat digunakan oleh bisnis kosmetik besar atau rintisan
  • Business model canvas digunakan untuk memvalidasi keuntungan model bisnis

9 Elemen Penting Business Model Canvas

9 Elemen Business Model Canvas Kosmetik

Bisnis model canvas memiliki 9 elemen (blok) penting yang saling berkaitan dalam sebuah bisnis. Apa saja elemen-elemen tersebut? Yuk, simak satu per satu!

Segmen Pelanggan (Customer Segments)

buyer persona dalam bisnis canvas model

Elemen pertama dalam business model canvas adalah segmen pelanggan atau customer segments. Di bagian ini, kamu perlu mengetahui siapa yang menjadi target bisnis atau produk yang kamu tawarkan.

Dalam ranah marketing, kamu bisa menggambarkan customer dalam bentuk audiens persona, buyer persona atau customer persona.

Saat menentukan segmentasi konsumen, beberapa hal ini perlu kamu perhatikan.

  • Karakteristik demografi konsumen: dapat dipertimbangkan dari segi usia, gender, kebiasaan, penghasilan, wilayah, dan lain-lain.
  • Kebutuhan konsumen (customer needs or motivation) : kamu perlu mengetahui target apa yang ingin konsumen capai, apa yang mereka butuhkan?
  • Masalah konsumen (frustation): jadilah solusi yang menjawab masalah konsumen, kamu bisa sembuhkan pain (rasa sakit) atau problem (masalah) yang mereka hadapi.

Sudah punya gambaran strategi bisnis untuk intouch dengan customer kamu melalui buyer persona?

Value Proposition

value proposition dalam bisnis model canvas
Gambar ilustrasi Value Preposition Canvas. Credit to HubSpot

Dalam bisnis model canvas yang dimaksud dengan value proposition adalah pernyataan bisnis (marketing) sederhana berupa kesimpulan mengapa customer harus membeli produk atau layanan kamu.

Misalnya, banyak produk yang ditawarkan oleh brand kosmetik di pasaran. Namun, nilai apa yang ada dalam produk kamu yang membuatnya lebih unik dan unggul di mata konsumen? Nilai apa yang membuat konsumen bersedia menukar uangnya dengan produk buatanmu?

Nah, kamu perlu memikirkan dan mengumpulkan sebanyak mungkin value yang membuat produkmu menjadi solusi atas kebutuhan dan permasalahan konsumen. Value yang membuat konsumen memilih produk kosmetik dari brand kamu dibanding brand lain.

Channels

Sekarang, bagaimana caranya membuat value proposition yang telah kamu rancang, sampai ke konsumen? Inilah peran elemen channels dalam business model canvas! 

Channels ini berperan dalam membantu konsumen melalui tahapan; menyadari kehadiran produk, mengenal produk lebih jauh, hingga membeli produk. 

Pemilik bisnis kosmetik bisa memanfaatkan kanal-kanal (channels) berikut untuk branding bisnis dan produknya.

  • Website
  • Media Sosial (Instagram, Facebook, TikTok, dll)
  • Marketplace (Toko Online)
  • Email Marketing
  • Media Iklan Offline (Billboard, TV, Radio)

Customer Relationships

Menjaga hubungan dengan konsumen sangat penting dalam sebuah bisnis. Elemen ini mengajak kamu untuk memikirkan cara bagaimana kamu berinteraksi dengan konsumen dan menjaga loyalitas konsumen.

Setelah konsumen membeli produkmu, kamu perlu memastikan konsumen datang kembali untuk membeli produk kosmetikmu lagi. Hubungan sebuah bisnis dan pelanggannya perlu dibangun dengan baik dan terstrategi.

Beberapa cara di bawah ini mungkin bisa membantu bisnismu untuk membangun customer relationships.

  • Mengirim email marketing secara rutin
  • Memberikan hadiah atau bonus produk kosmetik untuk konsumen
  • Mengadakan event dengan tema yang relevan dan memenuhi kebutuhan konsumen
  • Membentuk komunitas sebagai media bertemunya para konsumen untuk bertukar cerita, mengetahui permasalahan, dan mendapatkan testimoni

Revenue Streams

Revenue streams merupakan pendapatan yang diterima oleh organisasi bisnis yang berasal dari customer segments yang membayar value proposition

Sederhananya, pendapatan berasal dari hasil penjualan produk atau jasa yang ditawarkan. Misalnya penjualan produk sunscreen, anti aging, produk pelembab, atau penjualan tiket acara seminar perawatan kulit.

Key Activities

Aktivitas kunci (key activities) memiliki kaitan yang erat dengan nilai proposisi. Elemen ini membantumu untuk memikirkan aktivitas-aktivitas apa saja yang akan meningkatkan nilai-nilai dalam produk agar lebih baik dan kompetitif.

Misalnya, kamu memiliki bisnis skincare yang dengan salah satu nilai proposisi “Membuat produk sunscreen yang easy-apply dan tidak meninggalkan white cast”. 

Contoh aktivitas kunci yang dapat kamu lakukan untuk mencapai nilai tersebut adalah “mengidentifikasi produk kompetitor dan mengembangkannya” dalam bisnismu.

Key Resources

Elemen sumber daya kunci (key resources) berfungsi untuk menunjang aktivitas kunci yang telah dibuat. Sumber daya yang dapat mendukung aktivitas untuk mencapai nilai yang diharapkan.

Mengambil dari contoh sebelumnya, kamu bisa mengandalkan orang-orang yang ahli untuk aktivitas tersebut sebagai sumber daya kunci. Mereka akan mengembangkan produk yang kamu inginkan.

Contoh key resources lainnya antara lain laboratorium, referensi yang terpercaya, atau mesin untuk memproduksi produk kosmetik.

Key Partners

Mungkin kamu bertanya, apa pengertian key partners dalam bisnis model canvas. Key partners adalah hubungan bisnis yang kamu jalin dengan pelaku bisnis lain, pemerintah, atau entitas non-consumer yang membantu jalannya model bisnis. Relasi perusahaan ini mencakup kerjasama dengan supplier (pemasok bahan baku), pabrik, percetakan, perusahaan kemasan, jasa kurir, dll.

Sebuah bisnis tentunya tidak bisa berjalan sendirian, selalu ada pihak eksternal yang terlibat dalam membantu bisnis dalam mencapai key activities dan memberikan value kepada konsumen.

Mitra kunci (key partners) merupakan elemen yang sangat penting dalam bisnis kosmetikmu. Kamu tidak mungkin membuat konsep produk hingga memproduksi produk tanpa bantuan pihak luar yang memang ahli di bidangnya.

Dalam bisnis kosmetik, kamu memerlukan mitra-mitra kunci sebagai berikut.

  • Supplier
  • Vendor
  • Affiliates
  • Distributor

Cost Structure

Struktur biaya (cost structure) adalah daftar biaya yang dikeluarkan sebuah bisnis agar value proposition dapat tercapai. Daftar biaya ini bisa didapatkan dengan mengidentifikasi key activities.

Elemen ini dapat membantu bisnis untuk memproyeksikan biaya-biaya yang dibutuhkan sehingga dapat lebih hemat dan meminimalisir resiko kerugian.

Contoh Template Business Model Canvas di Industri Kosmetik

Supaya kamu semakin memahami business model canvas, berikut kami tampilkan contoh business model canvas bisnis kosmetik dari The Body Shops, anak perusahaan L’Oreal. 

Yuk, pelajari model bisnisnya!

Contoh Business Model Canvas Kosmetik
Source: vizologi.com, recreated by ADEV

Ingin membuat business model canvas dari bisnis kosmetik kamu sendiri?

Kamu bisa download template BMC di sini, gratis!

Bagaimana jika belum memiliki konsep produk kosmetik? Masih bingung dengan target pasar yang tepat? Masalah kulit apa sih yang banyak dialami konsumen? Eits, tenang saja, kamu bisa melakukan diskusi dengan tim PT ADEV Natural Indonesia.

Bersama ADEV, kamu bisa menemukan produk kosmetik yang cocok untuk bisnis kosmetik dengan brand kamu sendiri. Soal produksi hingga perizinan BPOM dan HAKI biar menjadi urusan kami, kamu fokus kembangkan strategi.

Sudah Punya BMC? Yuk, Jadikan Adev sebagai Key Partners Kamu!

Masih ingat salah satu elemen business model canvas, Key Partners, sahabat?

Elemen penting yang akan membantumu merealisasikan key activities dari proposisi nilai produk kosmetikmu.

Tahukah kamu? ADEV bisa menjadi partner atau mitra terbaik bisnis kosmetik. Kami adalah perusahaan maklon kosmetik dengan layanan one stop service: proses diskusi, pembuatan sampel, pencarian bahan baku dan kemasan, produksi, desain kemasan, pengemasan, termasuk pendaftaran legalitas.

Jadi, kamu tidak perlu mencari banyak mitra dengan peran yang berbeda-beda untuk menghasilkan produk kosmetik brand kamu sendiri. Tentunya, pengadaan produk untuk bisnismu jadi lebih efisien dan efektif!

Ingin membuat produk dengan layanan one stop service ADEV? Yuk, langsung tekan tombol di bawah ini!

5/5 - (23 votes)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *