fbpx

Apa itu Hyaluronic Acid? Manfaat Hyaluronic Acid untuk Kulit

Tahukah kamu bahwa kulit dehidrasi yang kehilangan kelembapan lebih tinggi berisiko mengalami masalah?

Dibandingkan kulit yang normal, masalah seperti kemerahan, kulit mengelupas, bahkan dermatitis rentan terjadi pada kondisi kulit yang kering dan dehidrasi. 

Nah, untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa memilih skincare mulai dari toner, serum, dan moisturizer yang memiliki kandungan hyaluronic acid. Yuk, ketahui segudang manfaat hyaluronic acid berikut ini.

Apa itu Hyaluronic Acid?

hyaluronic acid

Hyaluronic acid adalah zat alami di dalam kulit yang mampu menahan air dan membantu menjaganya tetap terhidrasi (lembap). Hyaluronic acid disebut juga dengan asam hialuronat atau hyaluronan.

Bahkan, hyaluronic acid di dalam tubuh dapat menahan air hingga seribu kali beratnya yang nantinya dapat mempertahankan semua kelembapan di kulit dan persendian. Selain itu, hyaluronic acid juga bisa mencegah semua kelembapan menguap ke udara.

Lalu, apa saja manfaat dari bahan kosmetik yang satu ini? Berikut adalah 5 manfaat hyaluronic acid yang baik untuk kulitmu!

5 Manfaat Hyaluronic Acid yang Baik untuk Kulit

Melembapkan Kulit 

hyaluronic acid
young girl rubs her hands with cream on a gray background

Sesuai dengan fungsi utamanya, hyaluronic acid merupakan zat yang mampu menahan kandungan air dalam kulit dan mencegahnya menguap. 

Ketika kandungan air dalam kulit tercukupi, secara langsung kulit pun menjadi lebih lembap. Asam hialuronat bahkan dapat menahan air dengan bobot hingga ribuan kali melebihi berat aslinya. 

Hyaluronic acid paling banyak ditemukan di kulit, jaringan ikat, dan mata. Namun, beragam faktor bisa membuat hyaluronic acid dalam kulit menjadi berkurang. Akibatnya kulitmu tidak terhidrasi dengan baik. 

Penggunaan asam hialuronat dalam rangkaian skincare dapat membuat kulitmu terjaga kelembapannya dan membuat kulit terhidrasi dengan baik.

Kulit yang lembap dan terhidrasi dengan baik dapat mengurangi munculnya kerutan dan kemerahan pada kulit. 

Bagaimana dengan pemilik kulit berminyak dan berjerawat? Tak perlu khawatir, asam hialuronat juga sangat baik digunakan untuk pemilik kulit jenis ini karena bisa mengurangi produksi minyak berlebih yang memicu timbulnya jerawat. 

Membantu Regenerasi Kulit

Seiring bertambahnya usia, proses regenerasi kulit akan melambat. Akibatnya kulit pun kehilangan kelembapan dan elastisitasnya. 

Nah, salah satu produk perawatan yang bisa mengatasi masalah regenerasi kulit adalah produk yang mengandung asam hialuronat. 

Asam hialuronat menunjukkan kemampuan regenerasi kulit dan stimulasi kolagen yang luar biasa. Karena kemampuannya dalam membantu regenerasi kulit, bahkan asam hialuronat dikenal sebagai zat yang mampu membantu penyembuhan luka (wound healing). 

Menurut studi dalam jurnal Wounds, asam hialuronat membantu menyembuhkan luka lebih cepat dengan mengatur tingkat peradangan dan memberi sinyal pada tubuh untuk membangun lebih banyak pembuluh darah di area yang rusak. 

Mengaplikasikan asam hialuronat pada luka kulit telah terbukti mengurangi ukuran luka dan mengurangi rasa sakit lebih cepat dibandingkan tanpa pengobatan sama sekali.

Bekerja Sebagai Anti Penuaan

Proses penuaan kulit sering kali dikaitkan dengan hilangnya kelembapan kulit. Banyak faktor yang mempengaruhi hilangnya kelembapan, di antaranya adalah paparan sinar UV, asap rokok, polusi, dan lain-lain. 

Namun, umumnya penuaan pada kulit disebabkan oleh radiasi sinar UV yang berulang dan berkepanjangan. Bahkan sekitar 80% dari penuaan kulit wajah disebabkan oleh paparan sinar UV. 

Proses penuaan tersebut ternyata dapat menurunkan jumlah hyaluronic acid di dalam kulit. Maka dari itu, kamu perlu mencukupi skincare dengan kandungan hyaluronic acid.

Asam hialuronat dapat secara signifikan mengurangi kedalaman keriput dan meningkatkan kekencangan serta elastisitas kulit. Fungsi ini juga ditemukan pada bahan collagen.

Asam hialuronat memiliki kapasitas unik untuk mengikat dan mempertahankan molekul air dalam kulit. 

Menghaluskan Tekstur Kulit 

Penjelasan di atas menunjukan bahwa kulit yang terhidrasi dengan hyaluronic acid secara langsung mengurangi kerutan. 

Hal ini mungkin menjelaskan mengapa beberapa penelitian menunjukkan bahwa menambahkan asam hialuronat dalam rangkaian perawatan kulit dapat membuat elastisitas kulit meningkat dan membuatnya tampak lebih halus. 

Memperkuat Lapisan Pelindung Kulit (Skin Barrier)

skin barrier

Kulit merupakan organ tubuh manusia yang terbesar dan berperan peran penting dalam menjaga suhu tubuh, mencegah masuknya mikroorganisme, dan melindungi organ dalam dari dunia luar.

Kulit kita juga berperan untuk melindungi tubuh dari racun dan radikal bebas. Akibatnya lapisan atas kulit (epidermis) rentan terkena dampak dari racun dan radikal bebas. 

Seiring bertambahnya usia, penghalang lipid (perangkap berbentuk asam lemak yang mencegah iritan memasuki kulit) di epidermis melambat. 

Segala sesuatu mulai dari sinar UV, pencemaran lingkungan, hingga pilihan gaya hidup (seperti merokok) menyebabkan kerusakan. Kerusakan ini menyebabkan munculnya banyak garis halus dan kerutan, flek hitam, dan kulit menjadi lebih kering.

Asam hialuronat memperkuat lapisan pelindung alami kulit untuk membantu mengunci kelembapan dan menjaga hidrasi. 

Seiring berjalannya waktu, penggunaan asam hialuronat dapat membantu memperlambat kerusakan penghalang lipid dan membantu melindungi serta memperkuat lapisan pelindung kulit.

Bahan Aktif yang Cocok Dikombinasikan dengan Hyaluronic Acid

Retinol

Retinol dikenal sebagai bahan aktif yang efektif bekerja untuk memperlambat proses penuaan (anti-aging), menghaluskan tekstur kulit, hingga mencerahkan. 

Namun, pada beberapa kondisi, retinol bisa berpotensi sebagai bahan aktif yang menimbulkan iritasi pada kulit. Maka dari itu, penggunaan retinol harus dibarengi dengan produk skincare yang punya fungsi melembapkan seperti asam hialuronat. 

Kombinasi retinol dan hyaluronic acid akan mengurangi risiko kulit kering atau iritasi karena ada hyaluronic acid yang mengatasi masalah ini. 

AHA BHA

AHA BHA adalah bahan aktif yang berfungsi sebagai eksfoliator yang mengangkat sel kulit mati agar wajah lebih cerah, halus, mengurangi garis halus, memudarkan bekas jerawat dan flek.

Setelah eksfoliasi dilakukan, biasanya muncul sensasi cekit-cekit atau tingling sensation. Nah, segera kembalikan kondisi kulit dengan produk yang bisa melembapkan.

Kombinasi AHA/BHA dan asam hialuronat disebut dapat menghidrasi kulit dan menurunkan resiko iritasi yang ditimbulkan oleh proses eksfoliasi sebelumnya. 

Bahan Aktif yang Tak Boleh Dikombinasikan dengan Hyaluronic Acid

Sebagai bahan yang memiliki manfaat untuk menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit, hyaluronic acid sebenarnya cocok dikombinasikan dengan hampir semua jenis bahan aktif. 

Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa pemakaian hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan glycolic acid karena dapat menghambat kinerja keduanya. 

Hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut secara ilmiah. Karena pada dasarnya asam hialuronat merupakan zat yang baik untuk meningkatkan hidrasi pada kulit. 

Nah, itulah beberapa manfaat luar biasa dari hyaluronic acid atau asam hialuronat. Karena manfaatnya tersebut, produk skincare dengan kandungan asam hialuronat akan selalu diminati di pasaran!

Yuk, manfaat peluangnya dengan membuat produk skincare brand sendiri bersama ADEV! 

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mau bisnis kosmetik merek sendiri?

WeCreativez WhatsApp Support
Business Consultant
Halo, dengan Damai sebagai Business Consultant di sini. Ada yang bisa kami bantu?
Scroll to Top